Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Program Cek Kesehatan Gratis OIKN Digelar Massif di Dua Kabupaten

Ari Arief • Jumat, 28 November 2025 | 18:24 WIB

CEK: Suasana cek kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh OIKN di sebuah kecamatan di Kutai Kartanegara.
CEK: Suasana cek kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh OIKN di sebuah kecamatan di Kutai Kartanegara.

KALTIMPOST.ID,IKN-Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) terus digulirkan secara intensif di wilayah deliniasi Ibu Kota Nusantara (IKN). Program ini mencakup tujuh kecamatan yang berada di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim.

Pelaksanaannya tidak terbatas pada instansi pemerintah dan sekolah, tetapi juga menjangkau berbagai acara kemasyarakatan di wilayah tersebut.

Di Kutai Kartanegara, enam kecamatan yang menjadi fokus utama kegiatan ini meliputi Loa Kulu, Loa Janan, Tenggarong Seberang, Samboja, Samboja Barat, dan Muara Jawa. Warga mendapatkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan esensial.

Kepala Puskesmas Muara Jawa, Nurlaelah, menjelaskan bahwa CKG bertujuan meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya deteksi dini, terutama untuk penyakit tidak menular (PTM) yang seringkali tanpa gejala awal. Selain itu, program ini berupaya memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat yang mungkin terkendala biaya atau lokasi fasilitas medis.

Baca Juga: Tanggapan OIKN Soal Putusan MK, Tak Ada Komplain dari Investor IKN

“CKG di sekolah dan instansi memiliki jadwal khusus demi memastikan pelayanan optimal. Sementara itu, layanan di acara masyarakat disesuaikan dengan jadwal kegiatan agar dapat menjangkau warga lebih luas,” kata Nurlaelah.

Program ini secara khusus menyasar daerah terpencil di Kecamatan Muara Jawa. Tim kesehatan berupaya keras memastikan pelayanan dapat diterima hingga titik terjauh, seperti Kelurahan Teluk Dalam dan Kelurahan Muara Kembang, yang selama ini dikenal memiliki akses terbatas ke layanan kesehatan.

“Program ini diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya di perkotaan, tetapi juga daerah terisolir di pelosok Kecamatan Muara Jawa, yaitu Teluk Dalam dan Muara Kembang,” imbuhnya.

Layanan yang diberikan kepada peserta CKG mencakup pemeriksaan umum (tekanan darah, gula darah, kolesterol), pengukuran indeks massa tubuh (IMT), serta konsultasi dan edukasi tentang pola hidup sehat. Kehadiran layanan gratis ini disambut baik, khususnya oleh warga di daerah terpencil yang jarang mendapat pemeriksaan rutin.

Baca Juga: Wapres Gibran Dikabarkan Mulai Berkantor di IKN 2026, Komisi II DPR Minta Wamen Ikut Pindah

Juru Bicara Otorita IKN dan Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo untuk menjadikan IKN sebagai model kota sehat nasional. "IKN menjadi percontohan implementasi awal sehingga standar kesehatannya dapat menjadi model bagi daerah lain,” ujarnya.

Cek Kesehatan Pekerja Konstruksi

Sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga keberlanjutan pembangunan, Otorita IKN memperluas CKG untuk mencakup para pekerja konstruksi. Pemeriksaan ini diselenggarakan dari 27 Oktober hingga 8 November 2025 di Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) I.

OIKN bekerja sama dengan beberapa institusi kesehatan seperti RS Hermina, RS Mayapada, dan RS Kementerian Kesehatan.

Layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan oleh dokter umum, pemeriksaan dasar kesehatan, dan penyediaan obat-obatan secara gratis. Program ini diharapkan dapat menjaga produktivitas ribuan pekerja dan mencegah hambatan pembangunan akibat masalah kesehatan.

Sebelum pelaksanaan, Otorita IKN telah memetakan keluhan kesehatan yang paling sering dialami oleh lebih dari 1.000 pekerja, yang kemudian menjadi dasar penyusunan layanan kesehatan yang lebih terarah.

Baca Juga: Usulan Nomenklatur IKN Diperluas, Romy Soekarno Minta Diubah Jadi 'Ibu Kota Politik dan Pemerintahan'

Komitmen Kesejahteraan Tenaga Kerja

Troy Pantouw menekankan bahwa kesehatan tenaga kerja adalah fondasi vital bagi kelancaran pembangunan ibu kota baru.

“Kami menargetkan sekitar 7.800 pekerja konstruksi di HPK 1 dan 2 bisa mengikuti pemeriksaan ini. Otorita IKN berkomitmen memastikan pekerja tidak hanya sehat, tetapi juga tinggal di lingkungan yang layak dan nyaman, karena mereka adalah bagian penting dalam membangun pusat pemerintahan,” tegasnya.

Program ini mendapat apresiasi positif, salah satunya dari Gugun Gurniwa, pekerja konstruksi dari PT Wijaya Karya. “Saya bersyukur mendapat fasilitas cek kesehatan dan obat-obatan gratis. Ini sangat membantu saya menjaga kondisi agar tetap fit di tengah padatnya pekerjaan,” katanya.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#IKN #ppu #kutai kartanegara #cek kesehatan gratis