Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Prabowo Sambangi IKN Pertama Kali, PPU Bersiap Hadapi Lonjakan Investasi

Ahmad Maki • Kamis, 15 Januari 2026 | 09:38 WIB

Presiden Prabowo Subianto saat tiba di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, dalam kunjungan perdananya sejak menjabat sebagai kepala negara.
Presiden Prabowo Subianto saat tiba di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, dalam kunjungan perdananya sejak menjabat sebagai kepala negara.

KALTIMPOST.ID, PENAJAM — Kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk pertama kalinya sejak menjabat sebagai kepala negara dinilai membawa dampak signifikan bagi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Kehadiran orang nomor satu di Indonesia itu disebut menjadi sinyal kuat bagi pergerakan ekonomi daerah, khususnya wilayah penyangga IKN.

Presiden Prabowo mengawali kunjungannya ke Kalimantan Timur dengan meresmikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) pada Senin (12/1/2026). Pada sore harinya, agenda dilanjutkan dengan kunjungan ke kawasan IKN.

Baca Juga: Persebaya Tak Benar-Benar Libur, Bernardo Tavares Siapkan Sesuatu di Balik Jeda Liga

Bupati PPU Mudyat Noor menilai kunjungan tersebut sebagai momentum penting yang mampu mendorong kepercayaan publik sekaligus investor.

Menurutnya, kehadiran presiden ke IKN memberikan kepastian arah pembangunan nasional yang selama ini dinantikan pelaku usaha.

“Yang pasti, dampak dari kehadiran Presiden jelas terasa. Ini pertama kalinya sejak beliau menjabat datang langsung ke IKN. Kondisi ini akan membuat roda ekonomi semakin bergerak dan lebih maju,” ujar Mudyat, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga: Harga Emas Antam pada Kamis 15 Januari 2026: Bertahan di Level Rp 2,665 Juta per Gram, Cek Daftarnya

Ia menjelaskan, salah satu dampak yang perlu dicermati adalah potensi peningkatan investasi yang dapat memicu kenaikan inflasi di daerah.

Investor yang sebelumnya masih bersikap menunggu, lanjut Mudyat, diperkirakan akan kembali melanjutkan rencana investasinya di sekitar kawasan IKN.

“Yang paling penting itu, pertama ada potensi kenaikan inflasi karena investasi, dan kedua, pihak-pihak yang sebelumnya sempat menunggu sekarang pasti akan mencoba maju lagi,” jelasnya.

Baca Juga: Nasib Kompol Satria Nanda! Sudah Dihukum Seumur Hidup, Banding Etik Ditolak Resmi Dipecat

Menghadapi kondisi tersebut, Mudyat menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten PPU harus benar-benar siap.

Ia mengingatkan, meningkatnya aktivitas pembangunan dan investasi tidak hanya membawa dampak ekonomi, tetapi juga berpotensi menimbulkan gesekan sosial di tengah masyarakat.

Karena itu, ia berharap kesiapan pemerintah daerah dan sinergi seluruh pemangku kepentingan dapat memastikan dampak positif pembangunan IKN dirasakan secara merata.

Baca Juga: Polres Kubar Perkuat Sinergi dengan Media melalui Silaturahmi Bersama Awak Pers

“Pemerintah daerah harus siap. Dari dampak-dampak ini, pasti ada potensi gesekan sosial yang perlu kita antisipasi sejak dini,” tegasnya. (*)

 
 
Editor : Ery Supriyadi
#penajam paser utara #Ekonomi Kaltim #investasi #IKN #prabowo subianto