Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kesan Pelancong Liburan ke IKN, Bukan Bangunan Saja yang Dibangun, tapi Hutannya Juga

Ari Arief • Selasa, 7 April 2026 | 12:58 WIB

 

Suasana liburan masyarakat yang tampak memenuhi kawasan jalan di IKN.(oikn/kp)
Suasana liburan masyarakat yang tampak memenuhi kawasan jalan di IKN.(oikn/kp)

KALTIMPOST.ID,IKN-Wajah Ibu Kota Nusantara (IKN) selama libur panjang Paskah, 3-5 April 2026, tampak berbeda.

Kawasan yang biasanya didominasi aktivitas konstruksi berat, mendadak berubah menjadi destinasi wisata edukatif yang hijau.

Otorita IKN (OIKN) mencatat lonjakan drastis kunjungan masyarakat yang ingin melihat langsung progres pembangunan kota masa depan tersebut.

Baca Juga: Gedung DPRD Tarakan Dikepung Mahasiswa, Soroti Anggaran "Jumbo" Makan-Minum Legislator Kaltara

Bukan angka yang sedikit, sebanyak 59.676 orang tercatat memadati kawasan IKN dalam kurun waktu tiga hari.

Arus kendaraan pun mencapai 14.382 unit, menandakan tingginya antusiasme warga Kalimantan Timur maupun luar daerah untuk menghabiskan waktu libur di jantung Nusantara.

Ada yang istimewa dalam pelayanan kunjungan kali ini.

OIKN tak sekadar membuka akses jalan, tetapi juga mengajak publik berpartisipasi langsung dalam rehabilitasi ekosistem melalui program menanam pohon di area Miniatur Hutan Hujan Tropis.

Baca Juga: Banyak Info Laporan Kebakaran di Paser Telat Sampai ke Petugas, Ini yang Harusnya Dilakukan

Direktur Perencanaan Makro OIKN, Pungky Widiaryanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah konkret untuk membangun budaya "Kota Hutan" sejak dini.

"Kami ingin membudayakan bahwa menanam adalah jati diri IKN. Targetnya adalah mengembalikan kejayaan hutan hujan tropis Kalimantan ke dalam KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan)," tegas Pungky, Selasa (7/4).

Pihak OIKN menyediakan sedikitnya 500 lubang tanam dengan bibit spesies asli, seperti Meranti, Balangeran, Bodhi, Kapuk Randu, hingga Kemiri.

Komposisinya diatur ketat: 70 persen spesies asli Kalimantan dan 30 persen tanaman multifungsi (Multi-Trees Purpose Species).

Dalam 10 tahun ke depan, bibit-bibit ini diproyeksikan akan membentuk kanopi hijau yang berfungsi sebagai penyerap karbon dan pemulihan biodiversitas.

Bagi pengunjung, aktivitas ini memberikan pengalaman emosional. Sepin, warga Samboja, sengaja memboyong anak-anaknya untuk menanam pohon.

Baca Juga: Program Dibintangi, Pemkot Fokus Selamatkan Keuangan Daerah Rp 150 M

 "Agar anak-anak tahu bahwa yang dibangun di sini bukan cuma gedung beton, tapi juga hutannya. Ini bentuk partisipasi kami untuk masa depan mereka," ungkapnya.

Senada, Ferdy, pengunjung asal Jakarta, mengaku terkesan dengan konsep yang diusung. "Sangat edukatif. Kami tidak hanya menanam, tapi juga diberi pemahaman mengenai jenis pohon dan fungsi ekologisnya," kata Ferdy.

Selain aksi hijau, magnet kunjungan juga tertuju pada sisi rekreasi. Jembatan Kaca di Anjungan Glamping menjadi spot primadona. Panorama alam yang asri dari ketinggian memberikan kontras yang indah di tengah hiruk-pikuk pembangunan. "Pemandangannya luar biasa indah, pelayanannya tertib dan terasa aman," puji Nur Halipah, warga Sepaku.

Kemeriahan Paskah juga pecah di Nusantara Park yang dikelola Artha Graha Group. Berbagai lomba khas Paskah seperti mewarnai dan mencari telur di Plaza Seremoni mengundang gelak tawa anak-anak.

Agnes, pengelola Nusantara Park, menyebut tren kunjungan ke IKN terus meningkat setiap hari besar. Sementara itu, Lusia, warga Sepaku, tak menyangka anaknya, Kefanya, bisa meraih juara lomba mewarnai di tengah suasana ibu kota baru. "Kami sangat senang bisa berpartisipasi memeriahkan Paskah di sini," ucapnya haru.

Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara OIKN, Troy Pantouw, memberikan apresiasi tinggi atas ketertiban pengunjung selama libur panjang. Baginya, momentum Paskah di IKN adalah simbol harapan baru.

"Paskah membawa semangat kebaruan dan kebersamaan. Ini sejalan dengan visi kita membangun IKN sebagai kota masa depan yang hijau, inklusif, dan berkelanjutan untuk semua," kata Troy.

Aktivitas sepanjang libur Paskah ini menjadi bukti bahwa IKN kini mulai bertransformasi; tidak hanya sebagai pusat birokrasi, tetapi tumbuh menjadi ruang publik yang memadukan aspek ekologi, edukasi, dan harmoni sosial.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#liburan ikn #IKN