Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Polsek Sepaku dan Desa Sukomulyo Garap 10 Hektare Lahan Jagung Ketahanan Pangan IKN

Ari Arief • Jumat, 17 April 2026 | 15:11 WIB
BUKA LAHAN: Personel Polsek Sepaku, PPU, dikerahkan buka lahan untuk ditanami jagung.(humas polres ppu/kp)
BUKA LAHAN: Personel Polsek Sepaku, PPU, dikerahkan buka lahan untuk ditanami jagung.(humas polres ppu/kp)

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Upaya penguatan ketahanan pangan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus diperkuat.

Kali ini, Polsek Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) bersama Pemerintah Desa Sukomulyo, Sepaku, menggarap lahan seluas 10 hektare untuk penanaman jagung pipil hibrida, Jumat (17/4/2026).

Program ini bertujuan menyiapkan sektor pangan di wilayah sekitar IKN yang kini jadi perhatian nasional.

Mengambil lokasi di lahan kas desa Sukomulyo, Sepaku, aksi ini bukan cuma simbolis, tapi merupakan langkah nyata yang berkelanjutan agar daerah tersebut bisa mandiri secara pangan.

Baca Juga: Kabar Gembira! Gaji ke-13 PPPK 2026 Cair, Nominal Terbesar Rp4.462.500, Yuk Intip Besaran Terbarunya di Sini

Tahapan awal dilakukan melalui pematangan lahan, termasuk pembangunan embung sebagai sumber air irigasi, serta pembersihan lahan melalui penyemprotan gulma. Penanaman dijadwalkan dimulai pada 1 Mei 2026 dengan estimasi panen pada 1 Agustus 2026.

Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kapolsek Sepaku, AKP Syarifuddin  menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap agenda strategis nasional, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan di kawasan IKN.

“Pembangunan IKN tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut kesiapan pangan. Wilayah Sepaku memiliki peran vital sebagai penyangga, sehingga optimalisasi lahan produktif menjadi keharusan,” katanya.

Baca Juga: Sembunyikan 11 Paket Sabu di Atas Blower AC, Pria di Penajam Tak Berkutik Diciduk Polisi

Menurutnya, keberadaan lahan pertanian yang dikelola secara terstruktur akan menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di tengah percepatan pembangunan IKN yang masif.

Lebih jauh, sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan di kawasan tersebut.

Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari masyarakat setempat yang melihat langsung komitmen aparat dalam mendorong sektor pertanian sebagai pilar ekonomi sekaligus penopang ketahanan nasional.

Baca Juga: Gaji ke-13 2026 Cair Mulai Juni, Bakal Dibayar Full atau Dipotong? Ini Kata Menkeu

Dengan langkah ini, Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam mendukung keberhasilan pembangunan Ibu Kota Nusantara secara menyeluruh—termasuk memastikan ketersediaan pangan bagi masa depan ibu kota negara.(*)

Editor : Dwi Puspitarini
#ketahanan pangan IKN #jagung Sepaku #lahan Sukomulyo #pertanian PPU #Polsek Sepaku