Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Gen Matic x Shopee Sasar Pemuda IKN, Dorong Masyarakat Lokal Jadi Pemain Ekonomi Digital

Ari Arief • Sabtu, 18 April 2026 | 17:20 WIB
PELATIHAN: Peserta tampak serius mengikuti program Gen Matic x Shopee di IKN. (oikn/kp)
PELATIHAN: Peserta tampak serius mengikuti program Gen Matic x Shopee di IKN. (oikn/kp)

KALTIMPOST.ID, IKN–Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara kian hidup dengan berbagai
aktivitas pemberdayaan masyarakat.

Terbaru, Multifunction Hall Kantor Bersama 1 menjadi saksi antusiasme generasi muda dan pelaku UMKM dalam mengikuti program Generasi Melek Teknologi (Gen Matic) x Shopee, Jumat (17/04/2026).

Kegiatan kolaborasi apik Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) ini menghadirkan pembekalan komprehensif. 

Baca Juga: Peluang Kuliah di IKN, Universitas Gunadarma Buka Pendaftaran, Cek Daftar Prodinya!

Mulai dari strategi menjadi penjual (seller) yang andal di platform Shopee hingga peluang monetisasi sebagai afiliasi (affiliate) melalui konten digital yang kreatif.

Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil El Himam, saat membuka acara menegaskan bahwa program ini adalah jembatan bagi pemuda lokal untuk masuk ke dalam ekosistem ekonomi digital nasional.

“Kami ingin memastikan masyarakat lokal memiliki akses yang setara untuk berkembang. Di IKN ini, kita dorong mereka tidak hanya sekadar menjadi penjual, tapi juga jeli menangkap peluang penghasilan tambahan yang berkelanjutan melalui berbagai fitur digital,” ujar Neil dikutip Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga: Polsek Sepaku dan Desa Sukomulyo Garap 10 Hektare Lahan Jagung Ketahanan Pangan IKN

Senada dengan itu, Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menekankan bahwa IKN harus menjadi ruang eksperimen bagi inovasi digital.

Baginya, literasi teknologi adalah senjata utama untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah Nusantara.

“Kita harus keluar dari garis kemiskinan. Target kita jelas, di Nusantara tidak boleh ada masyarakat yang tertinggal secara ekonomi. Kehadiran Shopee ini adalah langkah nyata membekali warga dengan keterampilan kewirausahaan digital agar mampu mandiri,” tegas Alimuddin.

Tak sekadar teori, peserta mendapatkan materi praktik langsung dari tim Kampus UMKM Shopee yang dipandu oleh Mohamad Caesar Elfauza.

Peserta dibedah menjadi mempelajari cara pengelolaan toko hingga teknik pembuatan konten yang relevan dengan algoritma pasar saat ini.

“Adaptasi adalah kunci. Jika ingin penghasilan tambahan, kita harus berdamai dengan teknologi dan memanfaatkan media sosial sebagai platform bisnis. Itulah esensi e-commerce yang sebenarnya,”
jelas Caesar di depan para peserta.

Dampak positif program ini dirasakan langsung oleh Yusuf Setia Budi, pemilik usaha Sambal Handil 4.

Ia mengaku, sebelumnya ia sempat memasarkan produknya secara daring namun belum membuahkan hasil maksimal karena keterbatasan pemahaman teknis.

Baca Juga: Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Sambut Agus Martowardojo, Bahas Masa Depan Pembangunan IKN

“Dulu posting produk masih ‘ngawur’. Lewat kegiatan ini, saya baru paham bagaimana menulis deskripsi produk yang detail dan terperinci agar menarik pembeli. Sekarang jadi lebih terarah,” tutur Yusuf optimistis.

Melalui sinergi antara pemerintah dan sektor swasta, kegiatan Gen Matic ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi digital di IKN bukan sekadar wacana, melainkan langkah konkret untuk memperkuat daya saing pelaku UMKM di pasar yang lebih luas. (*)

Editor : Almasrifah
#Generasi Melek Teknologi #shopee #ekonomi digital #IKN #kipp