KALTIMPOST.ID, IBU KOTA NUSANTARA—Sebanyak 191 siswa angkatan pertama SMA Taruna Nusantara Kampus Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi tiba di kawasan Nusantara, Kamis (9/7/2026). Kedatangan mereka menandai dimulainya aktivitas pendidikan di kampus baru yang diproyeksikan menjadi salah satu pusat pencetak calon pemimpin bangsa.
Kepala SMA Taruna Nusantara Kampus IKN, Brigjen TNI Rudi Setiawan mengatakan, sebenarnya terdapat 237 siswa yang dijadwalkan datang. Namun, 46 siswa lainnya masih mengikuti perlombaan di Magelang sehingga keberangkatan mereka ditunda.
"Hari ini seharusnya yang datang 237 siswa. Tapi ada 46 siswa yang masih mengikuti lomba di Magelang, sehingga mereka akan menyusul. Jadi yang tiba hari ini berjumlah 191 siswa," ujar Rudi, dikutip dari siaran pers IKN, Selasa (14/7).
Baca Juga: Bantuan Belum Dibagikan, Pemprov Kaltim Minta Sekolah Tak Paksa Siswa Baru Beli Seragam Baru
Sebagai angkatan perdana, lanjut dia, para siswa disebut memikul tanggung jawab lebih besar dibanding angkatan berikutnya. Mereka bukan hanya menjalani proses belajar, tetapi juga akan menjadi wajah pertama SMA Taruna Nusantara sekaligus teladan bagi adik-adik kelas yang dijadwalkan mulai masuk pada Oktober mendatang.
Kata Rudi, keberadaan SMA Taruna Nusantara di IKN merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi pemimpin Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. Karena itu, para siswa diharapakan mampu menjaga amanah tersebut.
"Mereka harus bisa mengemban amanah itu. Kita berharap mereka menjadi generasi yang cerdas dan kelak mampu membawa bangsa ini semakin maju. Saat mereka lulus dan memasuki usia kepemimpinan pada 20 hingga 30 tahun mendatang, mereka diharapkan dapat mengisi Indonesia Emas 2045 dengan kepemimpinan yang membawa negara ini lebih baik," katanya.
Baca Juga: Dilema Wacana Penertiban Pertamini di Kaltim, Antara Penegakan Regulasi dan Sumber Pemasukan Rakyat
Senada, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyebut para siswa akan menjadi bagian dari sejarah perkembangan pendidikan di ibu kota baru. Pihaknya menilai pengalaman bersekolah di IKN menawarkan sesuatu yang tidak dimiliki daerah lain.
Para siswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga dapat merasakan langsung konsep pembangunan IKN sebagai Forest City, sekaligus mempelajari penerapan konsep Smart City dan Sponge City yang menjadi fondasi pembangunan ibu kota baru. "Siswa angkatan pertama SMA Taruna Nusantara adalah pencetak sejarah di Ibu Kota Nusantara," tegasnya. (riz)
Editor : Muhammad Rizki