KALTIMPOST.ID - Penyimpanan Gmail yang mulai penuh bisa mengganggu aktivitas pengguna, terutama ketika email baru tidak lagi bisa masuk. Kondisi ini biasanya terjadi karena terlalu banyak pesan lama, lampiran berukuran besar, atau file yang sudah tidak diperlukan.
Masalah Gmail penuh juga tidak selalu disebabkan oleh email. Google menggabungkan ruang penyimpanan untuk Gmail, Google Drive, dan Google Photos dalam satu kapasitas akun.
Karena itu, pengguna perlu mengetahui apa saja yang paling banyak menghabiskan ruang penyimpanan Google sebelum mulai menghapus file. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat kapasitas kembali tersedia.
Baca Juga: Menjawab Skenario Penolakan MBG di Sekolah, Kepala BGN: Kalau Iya Semua, Kalau Tidak, Tidak Semua
1. Temukan Email dengan Lampiran Besar
Cara mengosongkan Gmail dapat dimulai dengan mencari email yang memiliki lampiran berukuran besar. Gunakan kolom pencarian Gmail untuk menemukan pesan yang menggunakan banyak kapasitas.
Periksa email yang muncul sebelum menghapusnya. Lampiran berupa video, foto beresolusi tinggi, presentasi, maupun dokumen berukuran besar dapat membuat penyimpanan Gmail cepat terisi.
Email lama yang sudah tidak diperlukan juga bisa diperiksa. Namun, pastikan dokumen penting seperti bukti transaksi, pekerjaan, atau informasi akun tidak ikut terhapus.
2. Bersihkan Email Lama yang Sudah Tidak Dibutuhkan
Selain lampiran, tumpukan email lama juga dapat membuat Gmail penuh. Pesan promosi, pemberitahuan otomatis, atau percakapan yang sudah selesai dapat dipertimbangkan untuk dihapus jika memang tidak lagi diperlukan.
Pembersihan dapat dilakukan secara berkala agar ruang penyimpanan Google tidak cepat habis. Sebelum menekan tombol hapus, tetap periksa kembali isi email untuk memastikan tidak ada informasi penting.
Baca Juga: Kasus Pungli Usaha Kuliner Bolosego Viral, Pengamat Beberkan Lemahnya Pengawasan Lapangan
3. Jangan Lupa Kosongkan Folder Sampah
Menghapus email dari kotak masuk belum tentu langsung membebaskan seluruh kapasitas. Pesan yang dihapus biasanya masih berada di folder Sampah.
Jika sudah yakin tidak ada email penting di dalamnya, kosongkan folder tersebut. Langkah ini penting dalam cara mengosongkan Gmail karena pesan yang masih tersimpan di Sampah dapat tetap memengaruhi kapasitas penyimpanan.
4. Periksa Folder Spam
Folder Spam juga sebaiknya ikut diperiksa ketika penyimpanan Gmail mulai penuh. Berbagai email mencurigakan yang terkumpul dalam jumlah banyak dapat menambah penggunaan kapasitas.
Jika tidak ada pesan yang perlu dipertahankan, pengguna dapat menghapus seluruh isi folder Spam. Dengan begitu, ruang yang sebelumnya digunakan email tidak diperlukan dapat dibersihkan.
Baca Juga: SIM Palsu Dijual hingga Rp1,7 Juta, Korlantas Polri: Pasti Tidak Terdaftar di Sistem
5. Cek Google Drive dan Google Photos
Jika sudah melakukan berbagai cara mengosongkan Gmail tetapi kapasitas masih penuh, jangan hanya fokus pada Gmail. Periksa juga Google Drive dan Google Photos.
Ketiga layanan tersebut menggunakan kapasitas penyimpanan akun Google yang sama. File berukuran besar di Drive atau koleksi foto dan video yang menumpuk bisa menjadi penyebab Gmail penuh meskipun jumlah email tidak terlalu banyak.
Membersihkan file yang sudah tidak diperlukan dari ketiga layanan tersebut dapat membantu menyediakan kembali ruang penyimpanan Google.
Bersihkan Secara Berkala
Menunggu sampai penyimpanan Gmail benar-benar penuh dapat membuat proses pembersihan menjadi lebih merepotkan. Pengguna sebaiknya memeriksa email, lampiran, Sampah, Spam, Google Drive, dan Google Photos secara berkala.
Dengan begitu, kapasitas akun Google tetap lebih terkontrol dan pengguna tidak perlu terburu-buru menghapus banyak file ketika ruang penyimpanan sudah hampir habis.***
Editor : Dwi Puspitarini