iPhone 18 Pro Varian 1TB dan 2TB Dilaporkan Pakai Memori Lebih Lambat dari Varian 256GB

Ari Arief • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 15:28 WIB
Ilustrasi perbandingan iPhone 18 Pro Series.(generate i)
Ilustrasi perbandingan iPhone 18 Pro Series.(generate i)

 

KALTIMPOST.ID,CUPERTINO-Lini iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dengan kapasitas penyimpanan jumbo 1TB dan 2TB dilaporkan menggunakan jenis memori yang lebih lambat dibandingkan varian 256GB dan 512GB. Perbedaan performa transfer data ini terungkap dari hasil pengujian dalam kondisi beban kerja ekstrem.

Mengutip laporan GSMArena, Sabtu (26/9/2026), dua varian penyimpanan tertinggi tersebut mulai beralih menggunakan teknologi memori Quad-Level Cell (QLC). Sementara varian 256GB dan 512GB tetap mengandalkan memori Triple-Level Cell (TLC) flash yang dikenal lebih kencang. Meskipun teknologi QLC dapat menampung kapasitas data lebih padat dalam satu sel, kecepatan transfernya terbukti merosot pada skenario penggunaan tertentu.

Baca Juga: Simpan Makanan Sisa di Kulkas Ada Batasnya, Ahli Gizi Bagikan Prinsip "2–4–74"

Temuan ini pertama kali dipublikasikan oleh kanal pengujian teknologi Homolab di platform Bilibili setelah mengomparasikan iPhone 18 Pro Max varian 512GB (TLC) dengan varian 1TB (QLC).

Dari hasil pengujian sintetis, performa penulisan data (write speed) pada model 1TB (QLC) tercatat menembus 3.000 MB/s saat Single-Level Cell (SLC) cache masih kosong. Namun, ketika ruang cache penuh, kecepatan penulisan beralih ke memori utama QLC dan anjlok drastis ke rata-rata 79,4 MB/s, bahkan sempat menyentuh angka terendah 25,6 MB/s.

Baca Juga: Sakit Gigi Berulang Jangan Dianggap Sepele, Ini Bahaya Infeksi yang Bisa Menyebar ke Aliran Darah

Penurunan kian terasa seiring terisinya memori. Saat penyimpanan terisi 60%, ukuran SLC cache menyusut dari 250GB menjadi 58GB. Dalam uji penulisan intensif pada kondisi tersebut, kecepatan tulis langsung ke memori QLC tercatat merosot hingga 1,1 MB/s. Selain itu, kecepatan baca acak (random read) varian 1TB (QLC) juga lebih lambat 38% dibanding varian 512GB (TLC).

Kendati demikian, penurunan performa drastis ini umumnya hanya terjadi pada pengujian benchmark sintetis dengan beban kerja maksimal. Pada penggunaan harian biasa, perbedaannya diperkirakan tidak akan terlalu terasa.

Baca Juga: Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas hingga Empat Pejabat Lapas Cibinong Dinonaktifkan

Dampak penggunaan memori QLC kemungkinan baru dirasakan pengguna saat melakukan pemrosesan data jumbo secara berkelanjutan, seperti perekaman video format ProRes atau 4K berdurasi panjang, transfer file besar dari media eksternal, serta proses restore cadangan data.

Langkah ini menandai perubahan strategi Apple pada lini flagship terbarunya. Pada generasi sebelumnya, yakni iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max, varian 1TB dan 2TB diketahui masih mengandalkan memori jenis TLC.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
iphone 18 pro iPhone 1 Pro Max Appla