KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Anggapan bahwa merendam ponsel yang terkena air ke dalam beras merupakan solusi ampuh ternyata hanyalah mitos. Metode lama ini tak cuma lambat menyerap cairan, tetapi juga berisiko tinggi menambah kerusakan pada komponen perangkat.
Sebagian besar orang kerap memilih beras karena dinilai praktis dan murah. Namun, daya serap beras terhadap kelembapan pada suhu ruang tergolong sangat rendah bila dibandingkan dengan silica gel. Kemasan silica gel seberat 5 gram mampu menyerap hingga 2 gram air dalam 24 hingga 48 jam, sedangkan beras membutuhkan waktu lebih dari satu minggu untuk mendekati tingkat penyerapan tersebut.
Selain daya serap yang terbilang buruk, beras menghasilkan serbuk halus akibat gesekan di dalam kemasan. Saat HP dimasukkan ke dalam wadah beras, serbuk halus tersebut berpotensi masuk ke port pengisian daya dan celah-celah sempit perangkat. Serbuk yang bercampur dengan sisa air di dalam port dapat berubah menjadi gumpalan lengket mirip pasta, sehingga sulit dibersihkan serta memicu kerusakan komponen internal.
Dikutip dari How To Geek, mitos penggunaan beras untuk mengeringkan ponsel basah telah beredar sejak era sebelum smartphone. Metode ini populer di internet sekitar pertengahan tahun 2000-an, salah satunya dipicu oleh artikel pada koran daring Lifehacker edisi Juni 2007.
Kunci utama keselamatan HP yang kemasukan air sebenarnya terletak pada tindakan mematikan perangkat dan membiarkannya mengering tanpa dialiri arus listrik.
Bagi pemilik perangkat yang terkena air—termasuk ponsel dengan sertifikasi ketahanan air IP68—terdapat beberapa langkah penanganan pertama yang aman dilakukan:
-
Matikan Perangkat: Segera matikan HP untuk mencegah korsleting arus listrik.
-
Bersihkan Bagian Luar: Lepas casing, lap seluruh permukaan luar dengan handuk kering, lalu keluarkan sisa air dari lubang port dengan mengguncangkan perangkat secara perlahan.
-
Keringkan dengan Angin: Letakkan HP di area terbuka atau di dekat kipas angin guna mempercepat penguapan. Jangan gunakan pemanas buatan.
Jika cairan telah merembes hingga merusak komponen vital di bagian dalam, pemilik dianjurkan untuk segera membawa perangkat ke pusat servis resmi terdekat.(*)
Editor : Thomas Priyandoko