TENGGARONG –Masifnya pertumbuhan industri pariwisata di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) perlu diimbangi dengan sumber daya manusia (SDM) yang memadai. Ini adalah keinginan Bupati Kukar Edi Damansyah.
Di tengah geliat event-event program Kukar Kaya Festival (K3F) yang ikut menarik wisatawan dari daerah-daerah lain, mulai tahun ini, Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar akan melakukan pelatihan serta sertifikasi keahlian dan keterampilan. Program ini dicanangkan Bidang Pembinaan Industri Pariwisata, Dispar Kukar, dengan tujuan memperkuat SDM pariwisata di daerah ini.
“Jadi program pengembangan SDM ini bersamaan dengan fasilitasi event. Kita mengacu pada subsektor ekonomi kreatif (ekraf) unggulan Kukar,” ungkap Antony, Senin (4/3).
Antony turut mengungkapkan subsektor ekraf unggulan Kukar, yang di antaranya adalah kuliner, seni pertunjukan dan seni kriya. Adapun subsektor yang berpotensial, seperti musik, film, fotografi dan animasi. Untuk itu, pelatihan ini akan dibalut dengan workshop yang mengeluarkan sertifikasi. Dan bertumpu pada subsektor ekraf potensial.
Tahun ini, Dispar Kukar akan melaksanakan workshop untuk fotografi. Dengan kuota bagi 20 peserta, workshop ini ditargetkan berlangsung Juli nanti. Namun, karena nomenklatur berpindahnya Bidang Ekraf ke Bidang Pembinaan Industri Pariwisata, maka Antony masih melakukan persiapan. Untuk mengetahui apa saja yang diperlukan para pelaku ekraf di Kukar, dari kecamatan hingga kabupaten.
"Keinginan bupati itu agar kita tidak terlalu fokus terhadap event, sehingga melupakan SDM. Jadi kami berharap teman-teman ekraf bisa menyampaikan keperluan mereka. Karena tahun ini kami menargetkan 750 ribu kunjungan wisatawan. Dan melalui peningkatan SDM dan event diharapkan dapat menunjangnya,” tegasnya. (qi/far) Editor : Faroq Zamzami