Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Menpan-RB Kunjungi Kabupaten Paser, Ingatkan Pejabat Keluar Daerah Harus Bawa Manfaat 

Muhammad Najib • Rabu, 6 Maret 2024 | 09:15 WIB
PERTAMA KALI: Menpan-RB Abdullah Azwar Anas tiba di Kabupaten Paser menjadi pembicara dalam rakor administrasi pembangunan Kaltim, Selasa (5/3).
PERTAMA KALI: Menpan-RB Abdullah Azwar Anas tiba di Kabupaten Paser menjadi pembicara dalam rakor administrasi pembangunan Kaltim, Selasa (5/3).
 
TANA PASER - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas tiba di Kabupaten Paser pada Selasa (5/3) pagi. Mantan Bupati Banyuwangi dua periode itu kagum saat baru mendarat dengan helikopter di halaman kantor Bupati Paser.
 
"Kotanya bersih dan bagus landasannya," kata Azwar Anas saat disambut rombongan bupati dan Pj Gubernur Kaltim. 
 
Azwar Anas menjadi pembicara dalam rapat koordinasi Administrasi Pembangunan (Adbang) se-Kalimantan Timur. Banyak wejangan dari politikus sukses itu, termasuk urusan kepegawaian dan kebijakan kepala daerah. Salah satunya efisiensi kinerja pegawai yang membantu kepala daerah. Dia mengatakan kepala daerah dan sekretaris daerah yang hebat adalah yang mampu meyakinkan internalnya bisa bekerja hebat. Serta mengumpulkan orang hebat menjadi tim. 
 
"Jangan jauh-jauh, urusan protokol saja bisa merubah kebiasaan kita. Kita bisa dibuat sibuk oleh keprotokolan," kata Anas. 
 
Anas mengaku tiap dinas tidak banyak bawa staf, biar tidak membawa banyak perjalanan dinas. Pengalamannya menjadi bupati membuatnya tahu betapa repotnya melayani pejabat kementerian yang datang. Pimpinan jangan hanya sibuk bergerak, tapi tidak berdampak ke rakyat. Sibuk ke Jakarta, hanya dapat SPPD. Padahal harus ada ilmu yang didapat. 
 
"Kita harus mendorong staf kita agar cerdas. Jangan terjebak di laporan," katanya. 
 
Sejak menjabat menteri, Anas sering kali kedatangan tamu pegawai berbondong-bondong dari daerah, tapi tidak ada manfaatnya setelah perjalanan dinas. Para staf dan bahkan sejumlah pejabat hanya sibuk  jalan-jalan ke Jakarta. 
 
"Ada yang sibuk mau ke Tanah Abang berbelanja dan datang ke mal-mal baru, tapi tidak fokus tugas utama dinas," katanya. 
 
Kepala daerah harus membuat kebijakan out of the box yang bisa menyelesaikan masalah. Selain itu rakyat harus dibikin sibuk dan senang. Jika tidak, maka akan membuat balik sibuk pejabatnya. (jib/far)

 

Editor : Faroq Zamzami
#pemkab paser #menpan rb