Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Warga di Perbatasan Dapat Pelayanan KBKR, Kolaborasi BKKBN Kaltim-Kalsel 

Muhammad Najib • Rabu, 6 Maret 2024 | 09:20 WIB
AYO PROGRAM KB: BKKBN Kaltim dan Kalsel menggelar acara di perbatasan kedua provinsi, tepatnya di RSUD Kerang, Kecamatan Batu Engau, Paser, Selasa (5/3).  Hadir Kepala BKKBN RI dr Hasto Wardoyo.
AYO PROGRAM KB: BKKBN Kaltim dan Kalsel menggelar acara di perbatasan kedua provinsi, tepatnya di RSUD Kerang, Kecamatan Batu Engau, Paser, Selasa (5/3). Hadir Kepala BKKBN RI dr Hasto Wardoyo.

Photo
Photo


TANA PASER - Kolaborasi antara Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)
Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel) dilaksanakan di Kabupaten Paser. Tepatnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kerang, Desa Kerang Dayo, Kecamatan Batu Engau.

Acara ini dihadiri Kepala BKKBN RI dr Hasto Wardoyo, SpOG(K), Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, Bupati Paser Fahmi Fadli, Kepala BKKBN Kaltim Sunarto, perwakilan Pemkab Kota Baru, Kalsel, serta pejabat terkait lainnya lintas instansi.

Kegiatan ini bertema Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) dan memilih wilayah khusus di perbatasan karena salah satu proyek prioritas nasional. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendekatkan akses pelayanan KB khususnya di wilayah perbatasan antar provinsi.


Sebelum kegiatan di RSUD Kerang, tim dari BKKBN Kaltim juga telah menggelar nonton bareng dengan film Mobil Unit Penerangan (MUPEN) sebagai promosi dan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) kepada masyarakat di Sengayam, Kota Baru, Kalsel, yang disambut antusias masyarakat sekitar sehari sebelumnya. Selain itu digelar juga sosialisasi dan pelayanan KB dan pemeriksaan USG bagi ibu hamil langsung oleh dr Hasto Wardoyo.

Hasto menyampaikan tiap pasangan jika ingin hamil harus direncanakan. KB tujuannya agar anak tidak terlalu dekat umurnya dan mencegah stunting. Sehingga menghasilkan SDM  yang unggul.

"Target stunting dari presiden yaitu 14 persen. Ini harus dikawal mulai dari masa kandungan," kata Hasto, Selasa (5/3).

Hasto mengapresiasi para generasi remaja yang antusias mengikuti program minum tablet tambah darah.

Di tempat sama, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik mengatakan, status RSUD Kerang harus dinaikkan dari tipe D ke C. Sarana prasarananya juga perlu diperbaharui. Menurutnya pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan jangan dibatasi oleh administrasi meskipun beda provinsi.

"Mari kita saling berkolaborasi untuk mempercepat kesuksesan program ini," kata Akmal.

Akmal menyampaikan kekagumannya pada Hasto yang berlatar belakang dokter dan pernah sukses mengemban jabatan bupati di Kulonprogo, Jogjakarta. Banyak program Hasto yang menginspirasi dan menyentuh langsung ke masyarakat. (adv/jib/far)

Editor : Faroq Zamzami
#pemkab paser #kalsel #kaltim #bkkbn