Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sudah 11 Kemitraan Perusahaan dan Petani Kelapa Sawit di Paser, Djoko Bawono: Tak Akan Ada yang Dirugikan

Muhammad Najib • Kamis, 23 Mei 2024 | 09:00 WIB

TAMBAH KEMITRAAN: Perusahaan kelapa sawit kembali menjalin kemitraan dengan koperasi petani di Paser agar harga jual dari petani stabil.
TAMBAH KEMITRAAN: Perusahaan kelapa sawit kembali menjalin kemitraan dengan koperasi petani di Paser agar harga jual dari petani stabil.

TANA PASER - Keinginan para petani kelapa sawit agar terjalin kemitraan di seluruh wilayah menunjukkan tren positif. Dua tahun terakhir, sudah terjalin 11 kemitraan antara koperasi petani sawit dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Paser Djoko Bawono menyampaikan, baru saja ada penambahan kemitraan untuk petani di Desa Kerang Dayo, Kecamatan Batu Engau. Yaitu antara Koperasi Produsen Mitra Tani Sawit dengan PT Pucuk Jaya.

Djoko mengatakan ini tentu memberikan angin segar kepada para petani. Selama ini asosiasi petani menginginkan ini terjalin. "Alhamdulillah per minggu ini sudah ada 11 kemitraan terjalin di Kabupaten Paser," kata Djoko, Rabu (22/5).

Dari total 11 kemitraan terjalin, baru empat perusahaan perkebunan kelapa sawit yang melaksanakan. Padahal ada sekitar 15 perusahaan di Paser. Djoko berharap perusahaan lainnya bisa menjalin kemitraan dengan petani sekitar operasional mereka. Sedangkan untuk koperasi ada 11 yang menjalin kemitraan.

"Dengan adanya kemitraan ini tentu tidak akan merugikan kedua belah pihak, terutama petani yang sering merasa dirugikan," katanya.

Di beberapa momen demonstrasi atau aksi asosiasi petani sawit, mayoritas mereka menginginkan adanya kemitraan terjalin. Tujuannya adalah agar perusahaan perkebunan tidak semena-mena terhadap petani. Misalnya menentukan harga tanda buah segar (TBS) di bawah rata-rata harga pasar. (jib/far)

Editor : Faroq Zamzami
#paser #kelapa sawit