Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Rektor Universitas Balikpapan ke Belanda dan Spanyol, Ini yang Dipromosikan...

Nugroho Pandu Cahyo • Kamis, 1 Agustus 2024 | 21:35 WIB
JADI PEMATERI: Isradi Zainal (empat kiri) bersama akademisi saat berada di Amsterdam, Belanda.
JADI PEMATERI: Isradi Zainal (empat kiri) bersama akademisi saat berada di Amsterdam, Belanda.

AMSTERDAM-Sebagai kampus yang berkomitmen dalam memperjuangkan, mengawal dan membela IKN, Rektor Uniba Isradi Zainal kembali ke Eropa untuk berdiskusi lebih jauh terkait IKN, menggalang dukungan untuk IKN dan studi banding tata kota di Belanda dan Spanyol. Kunjungan mereka juga untuk memberi apresiasi dan semangat untuk dosen Uniba yang menyelesaikan studi di Belanda.

Di Belanda, rombongan bersama sejumlah peneliti dari mancanegara akan tampil pada konferensi internasional yang dilaksanakan Euroseas dengan salah satu tema “The New Capital City of Indonesia, IKN Nusantara”. Kegiatan yang secara keseluruhan bertemakan “Hearth of Borneo” ini berlangsung 22-26 Juli 2024 di University of Amsterdam, Belanda.

Di kegiatan tersebut, Uniba menampilkan tiga narasumber. Di antaranya Rektor Uniba Isradi Zainal dengan tema: Developing Forest City in The New Capital City of Indonesia-Problems and Prospects. Kemudian Wakil Rektor Uniba Mery Sipahutar dengan tema: Bioremediation to Elliminate Environmental Polution Contamination in IKN Nusantara.

Serta Mohamad Nasir dengan tema: Developing the Nusantara State Capital (NSC): a Blessing or a Curse for The Surrounding Area?. Pada awalnya mereka berencana ke Belanda dan Spanyol bersama ketua Dewan Pembina DWK Uniba Dr Rendy Susiswo Ismail. Tetapi karena beliau ada kegiatan mendadak yang harus diselesaikan, maka yang berangkat hanya mereka berlima.

Dalam kaitan dengan dukungan terhadap pemindahan dan pembangunan IKN, mereka memang sudah aktif sejak 2019 mengajak para dekan, rektor untuk mendukung IKN, begitu juga dengan guru besar dan civitas akademika di kampus. Mereka punya program yang diberi nama Campus Support IKN atau Campus Support Nusantara. Begitu juga dengan asosiasi profesi keinsinyuran, K3, dan lain-lain.

Mereka tiba di Amsterdam Belanda pada 21 Juli 2024 malam dan langsung istirahat di Casa Hotel Amsterdam, Belanda. Keesokan harinya mereka sudah menyiapkan dua agenda yaitu keliling Amsterdam dan sekitarnya dan memenuhi undangan makan malam dari Dr Laurenz, pengajar dari University of Amsterdam.

Kegiatan keliling Amsterdam dan sekitarnya, dimaksudkan untuk melihat dari dekat tata kota, sistem transportasi, lokasi kunjungan wisata dan lain-lain. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan tahun sebelumnya di Belanda yang saat itu tampil secara tunggal memaparkan materi IKN sekaligus menggalang dukungan untuk IKN.

Pemaparan materi tahun lalu diikuti oleh civitas akademika dari sejumlah kampus di Belanda. Untuk kunjungan wisata, kami melihat dari dekat Museum Madam Tussaud. Setelah keliling Amsterdam dari pagi hingga sore hari, mereka melanjutkan dengan makan malam bersama dengan Dr Laurenz bersama kawannya.

Mereka berlima menikmati makanan turki sekaligus diskusi kecil terkait IKN. Mereka menanyakan Progres pembangunan IKN dan dampaknya terhadap warga lokal dan sekitarnya. Pada kesempatan tersebut Isradi menjelaskan jika progres IKN untuk Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) mencapai 80 persen di mana kantor Presiden, Istana Negara dan Lapangan sudah siap untuk pelaksanaan upacara 17 Agustus 2024 yang akan dipimpin oleh Presiden Jokowi.

Khusus terkait manfaat IKN terhadap warga lokal dan sekitarnya kami menyampaikan bahwa secara ekonomi masyarakat lokal terbantukan dengan pemindahan IKN, hal ini terbukti dengan berkembangnya UMKM, tingkat okupansi hotel yang tinggi dan pertumbuhan ekonomi Kaltim yang jauh melampau rata-rata nasional.

Menurut BPS, pertumbuhan ekonomi Kaltim pada kuartal pertama tahun ini mencapai 7,26 persen, lebih tinggi dibandingkan ratq rata nasional yang hanya 5,5 persen. (ndu/bersambung)

Editor : Romdani.
#amsterdam #ibu kota nusantara #IKN #universitas balikpapan #uniba #Isradi Zainal #Euroseas