KALTIMPOST.ID, TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau telah merampungkan debat pertama pasangan calon (paslon) kepala daerah. Debat pertema sebelumnya diselenggarakan di Trans Media, Sabtu (26/10/2024) malam.
Anggota KPU Berau, Saharudin, mengatakan untuk debat pertama semua sudah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Seluruh tema debat pun telah dibacakan oleh moderator.
“Semua tahapan telah rampung, dan kita tinggal menunggu persiapan debat kedua yang akan diselenggarakan pada 16 November mendatang,” ujarnya.
Soal mekanisme di debat kedua, kata dia, KPU Berau terlebih dahulu akan melakukan rapat koordinasi (rakor). “Karena untuk tahapan kedua ini pastinya tema beda, sehingga kita akan melakukan rapat terlebih dahulu,” sebutnya.
Baca Juga: Bankeu Kaltim Tingkatkan Potensi di Kabupaten/Kota, Jadikan Berau sebagai Kawasan Strategis
Pada debat kedua, dirinya berharap kepada seluruh paslon untuk dapat lebih membuat persiapan lebih matang agar bisa menjawat pertanyaan sesuai dengan tema dan subtema yang akan dirumuskan oleh perumus.
“Untuk debat pertama saya nilai sudah cukup baik. Tetapi, saya berharap agar untuk debat kedua ini para paslon bisa lebih fokus kepada pertanyaan yang telah disampaikan panelis melalui moderator. Tetapi secara umum menurut saya untuk debat pertama semua sudah baik,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Berau, Ira Kencana, yang juga ikut hadir dalam debat tersebut menyampaikan bahwa di debat pertama berjalan lancar.
“Saya rasa semua tahapan tidak ada yang salah, semuanya sudah memenuhi ketentuan dan aturan yang belaku,” kata dia.
Dirinya pun menilai untuk debat pertama penyampaian visi-misi sudah baik. Namun, dirinya menggarisbawahi untuk debat pertama, tentang mengulik materi debat masih kurang dalam.
Baca Juga: Dukung Pertanian Berau, Disbun Kaltim Salurkan 20 Ribu Bibit Kakao
“Penggalian visi-misi yang saya rasa masih kurang untuk diperdalam. Karena, debat ini kan untuk mempertanyakan terkait dengan program apa saja yang akan dilakukan oleh para paslon, di situ saya rasa yang masih kurang,” jelasnya.
Sehingga dengan adanya kesempatan debat kedua pada 16 November, dia berharap agar seluruh paslon bisa fokus terhadap program kerja yang akan dilakukan nantinya.
Menurutnya, itu hal yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat di Kabupaten Berau.
“Seharunya bisa lebih interaktif lagi, dan semoga di debat kedua ini semua bisa memaparkan semua program kerjanya masing-masing,” tandasnya (aky/far)
Editor : Faroq Zamzami