KALTIMPOST.ID, SANGATTA–Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu potensi unggulan daerah.
Saat ini, terdapat tiga destinasi wisata yang menjadi prioritas pengembangan, yaitu Pulau Miang, Sangkulirang Mangkalihat, dan Pantai Teluk Lombok.
Meski demikian, proses pengembangan ketiga destinasi tersebut masih menghadapi sejumlah kendala.
Salah satunya status kawasan wisata yang masuk dalam Taman Nasional Kutai (TNK), sehingga diperlukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait untuk memastikan pengelolaannya sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Hampir semua objek wisata itu masuk kawasan TNK, jadi kita harus ada kerja sama dengan TNK, baru bisa kita kembangkan," kata Nurullah, Kepala Dinas Pariwisata Kutim.
Selain itu, beberapa destinasi wisata masih berstatus sebagai lahan milik masyarakat, yang memerlukan pendekatan dan kerja sama agar pengembangan dapat berjalan dengan baik tanpa merugikan pemilik lahan.
"Tapi kita tetap kerja sama dengan masyarakat untuk mereka bisa kembangkan destinasi wisata" ujar Nurullah.
Aksesibilitas juga menjadi tantangan utama dalam pengembangan sektor pariwisata di Kutai Timur. Infrastruktur jalan menuju objek wisata masih belum sempurna, sehingga mempersulit wisatawan untuk berkunjung.
Pemerintah saat ini tengah berupaya meningkatkan aksesibilitas dengan membangun dan memperbaiki jalur menuju lokasi wisata agar lebih mudah dijangkau.
Meski menghadapi tantangan, pemerintah optimistis pengembangan tiga destinasi wisata ini dapat terwujud melalui koordinasi dan kerja sama berbagai pihak. (jfr)
Editor : Almasrifah