KALTIMPOST.ID, SENDAWAR- Kerusakan jalan Trans Kalimantan di Kutai Barat tepatnya di kawasan Jengan Danum, Kecamatan Damai dan beberapa titik di kecamatan lainnya tak kunjung ada perbaikan bahkan semakin parah apalagi di musim hujan. Kubangan- kubangan air tambah dalam saat dilintasi kendaraan.
"Saya sebagai masyarakat pengguna jalan sangat sedih melihat kondisi jalan Trans Kalimantan saat ini, banyak berlubang dan ini tentunya sangat membahayakan pengguna jalan," ungkap Irawan (25), Minggu (13/4/2025). Lanjutnya tak terhitung pengendara yang menjadi korban jalan rusak tersebut.
Baca Juga: Jalan Poros Kubar-Mahulu Kian Rusak Parah, Dari Tering ke Ujoh Bilang Butuh 5 Jam
"Sebagai masyarakat Kutai Barat kami menunggu janji Pemprov Kaltim terkait wacana perbaikan jalan ini, semoga segera terealisasi," tutupnya. Sementara itu terpisah, warga lainnya Kiliq (43) mengaku kerusakan ini sudah berlangsung cukup lama dan minim perbaikan.
"Kerusakan dibeberapa titik, paling parah di depan kantor UT Jengan Danum, kalau hujan parah sekali seperti kolam lele,ya kami berharap perbaikan segera dilakukan," tuturnya.
Harapan masyarakat Kubar bukan tanpa alasan pasalnya rencana perbaikan jalan Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu) meliputi peningkatan jalan nasional dan pembangunan Jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ).
Proyek ini merupakan prioritas utama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) dalam program perbaikan jalan tahun 2025. Peningkatan jalan nasional Kubar-Mahulu sepanjang 140 km ditargetkan dengan anggaran sekitar Rp 4 triliun. (*)
Editor : Muhammad Rizki