KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN–Polda Kaltim terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung percepatan penanganan tengkes (stunting) dan pemenuhan gizi anak usia sekolah.
Saat ini, Polda Kaltim tengah mempersiapkan pembangunan lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tambahan di lima kabupaten atau kota strategis.
Kelima lokasi SPPG baru yang dipersiapkan tersebut berada di Polresta Samarinda, Polres Kutai Kartanegara (Kukar), Polres Kutai Timur (Kutim), Polres Bontang, dan Polres Berau.
“Pembangunan akan melengkapi empat titik SPPG yang sudah lebih dulu eksis,” terang Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro.
Empat titik itu ada di SPPG Stalkuda Balikpapan, Kutai Barat (Kubar), SPPG Paser dan SPPG Polres Penajam Paser Utara (PPU).
Namun, dua SPPG terakhir (Paser dan PPU) masih menunggu penunjukan kepala SPPG secara resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN). “Operasional SPPG Stal Kuda, ada 43 relawan,” urainya. Relawan dari berbagai latar belakang profesi.
Seleksi ketat dilakukan sejak 9 Mei 2025 melalui tahapan tes psikologi dan wawancara, guna memastikan kualitas SDM yang akan bersentuhan langsung dengan anak-anak dan masyarakat.
Inisiatif SPPG merupakan bagian dari program prioritas nasional yang diresmikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kamis (17/7) secara virtual.
SPPG digagas sebagai jawaban konkret atas tantangan gizi buruk dan tengkes yang masih membayangi banyak daerah di Indonesia, termasuk Kaltim.
Polda Kaltim berkomitmen untuk menjangkau langsung masyarakat melalui layanan gizi terintegrasi, edukatif, dan berkelanjutan.
“Dengan semangat sinergi dan pengabdian, kami siap memperluas cakupan SPPG ke seluruh wilayah Bumi Etam, demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” harap Endar.
Editor : Dwi Restu A