Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Industri Tahu Tempe Adin Bertransformasi: Universitas Mulawarman Hadirkan Teknologi Filtrasi dan Branding Produk

Thomas Dwi Priyandoko • Senin, 22 September 2025 | 06:30 WIB

Dokumentasi tim pengabdian kepada masyarakat dengan pemilik usaha.
Dokumentasi tim pengabdian kepada masyarakat dengan pemilik usaha.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Industri rumah tangga Tahu Tempe Adin di Jalan Purwodadi, Lempake, Samarinda Utara, kini tampil lebih modern.

Usaha milik Achmad Maulidin itu mendapat sentuhan teknologi filtrasi air berbasis ultrafiltrasi-UV serta pendampingan inovasi branding produk.

Program ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat dosen Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Mulawarman.

Kegiatan tersebut didanai melalui Hibah Pengabdian BIMA, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kemendiktisaintek, dengan skema Pemberdayaan Kemitraan Berbasis Masyarakat 2025.

Ketua tim, Ir. Panggulu Ahmad Ramadhani Utoro, S.TP., M.T., bersama anggota Dikiannur Alvianto, S.T., M.T., dan Taufikkilah Romadhon, S.TP., M.Si., serta dua mahasiswa, Salsa Nabila Maharani dan Hengki Saputra, turun langsung mendampingi mitra.

Permasalahan utama yang dihadapi IRT ini adalah keterbatasan air bersih dan belum adanya identitas produk.

Dokumentasi kenampakan air berurutan dari kiri ke kanan (air baku, air ultrafiltasi, dan proses UV)
Dokumentasi kenampakan air berurutan dari kiri ke kanan (air baku, air ultrafiltasi, dan proses UV)

Melalui teknologi filtrasi ultrafiltrasi-UV, kualitas air produksi meningkat dan sudah teruji laboratorium. 

Tidak hanya itu, tim juga memberikan pendampingan inovasi branding produk melalui desain kemasan pada produk tempe dan tahu, yang diharapkan mampu meningkatkan daya tarik dan promosi produk ke pasar yang lebih luas.

“Harapan kami, transformasi ini menjadikan Tahu Tempe Adin lebih berdaya saing dan menjadi contoh kolaborasi perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah,” ujar ketua Tim.

Dokumentasi produk tahu dan tempe sebelum (kiri) dan sesudah (kanan) setelah kegiatan branding produk
Dokumentasi produk tahu dan tempe sebelum (kiri) dan sesudah (kanan) setelah kegiatan branding produk

Tim pengabdian kepada masyarakat mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan yang sangat berarti khususnya kepada Rektor Universitas Mulawarman, Kepala LP2M Universitas Mulawarman, Dekan Fakultas Pertanian, hingga Ketua Jurusan/Program Studi Teknologi Hasil Pertanian.

"Sinergi inilah yang membuat program pengabdian berjalan lancar dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Semoga Industri Tahu Tempe Adin dapat berkembang lebih berdaya saing dan menjadi contoh sukses sinergi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah dalam mendorong kemandirian industri pangan lokal," pungkasnya.(*)

 

Editor : Thomas Priyandoko
#Unmul Samarinda #inovasi #tahu tempe #industri