KALTIMPOST.ID-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Paser Asnawi mengatakan, sampai kini dia belum mendapatkan arahan dari kepala daerah untuk opsi pergeseran jika ada pemotongan anggaran dari pusat.
Sementara dia masih optimistis anggaran yang diusulkan pada 2025 disetujui untuk APBD 2026.
“Meski itu kami (Dinas PUTR) juga diminta mempersiapkan opsi jika anggaran terpotong, memprioritaskan titik jalan yang lebih dulu diperbaiki,” kata Asnawi, Selasa (14/10/2025).
Dia menjelaskan sampai pertengahan 2025, total jalan di Paser yang berstatus kondisi mantap sudah 43,8 persen. Itu belum termasuk yang sedang berjalan dan di APBD Perubahan 2025.
“Ada 100 kilometer yang masih berjalan dibangun belum berakhir. Kami yakin pada akhir tahun bisa 50 persen lebih kondisi mantap,” katanya.
Pada 2026, anggaran untuk peningkatan jalan ialah untuk ruas jalan yang belum selesai. Seperti ruas Modang-Pasir Mayang di Kecamatan Kuaro.
Tahun ini juga Paser tidak lagi mendapatkan anggaran dana alokasi khusus (DAK) pembangunan jalan melalui instruksi presiden (inpres).
“Untuk tahun ini seingat saya hanya PPU di wilayah IKN yang mendapatkan DAK inpres tersebut,” katanya. (rd)
Editor : Romdani.