Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sekprov Kaltim Sri Wahyuni Peringkat Pertama ADLGA Awards 2025

ADV • Kamis, 20 November 2025 | 17:45 WIB

 

Sekprov Kaltim Sri Wahyuni menerima penghargaan dari Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, didampingi Ketua Askompsi, Muhammad Faisal.   
Sekprov Kaltim Sri Wahyuni menerima penghargaan dari Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, didampingi Ketua Askompsi, Muhammad Faisal.  
 

SURABAYA - Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia (Askompsi) menetapkan para penerima Askompsi Digital Leadership Government Award (ADLGA) 2025.

Penghargaan ADLGA diberikan kepada para sekretaris provinsi, serta sekrataris kabupaten dan kota sebagai pimpinan administratif pemerintahan yang dinilai memiliki inisiatif serta inovasi dalam mendorong implementasi transformasi digital di daerahnya.

Penghargaan ini khususnya menyoroti keberhasilan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai fondasi penguatan tata kelola pemerintahan digital di lingkungan pemerintah daerah.

Tahun ini, Sekprov Kaltim Sri Wahyuni meraih peringkat pertama kategori provinsi, disusul Sekprov Jawa Timur, Sekprov Sumatera Barat, Sekprov Lampung, dan Sekprov Sulawesi Tenggara.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Restuardy Daud, didampingi Ketua Askompsi, Muhammad Faisal.

Dalam sambutannya, Sri Wahyuni menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya ADLG Awards. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan Askompsi Digital Leadership Government Awards. Ini adalah acara penting untuk membangkitkan budaya digital, dan itu harus dimulai dari seorang pemimpin,” ujarnya di sela  kegiatan Askompsi Digital Leadership Government Awards 2025 kepada Sekda berkinerja digital terbaik tingkat nasional di Hotel Mercure, Kamis (20/11/2025)

Ia menegaskan bahwa kepemimpinan digital menjadi kunci dalam membentuk talenta digital di lingkungan pemerintahan. “Membangun talenta-talenta digital itu harus dimulai dari teladan pimpinan. Semoga melalui kegiatan ini semakin banyak unsur pimpinan yang menyadari bahwa digitalisasi harus dimulai dari atas untuk bisa mengalir ke bawah,” tambahnya.

Seleksi ADLG Award 2025 dilakukan melalui proses ketat, mulai dari registrasi, penilaian dokumen dan data dukung, sesi paparan dan wawancara, hingga visitasi lapangan untuk memastikan kesesuaian antara inovasi yang dilaporkan dan implementasi nyata di daerah.

Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang peringkat pertama dari masing-masing kategori (provinsi, kabupaten, dan kota) akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program pembelajaran langsung ke Korea Selatan. (Prb/ty/kri)

Editor : Sukri Sikki
#sri wahyuni #ADLGA #penghargaan #Sekprov Kaltim