Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Aktivitas Pelayaran di Kaltim Kian Ramai: Penumpang Laut Naik 4,68 Persen

Raden Roro Mira Budi Asih • Selasa, 16 Desember 2025 | 12:59 WIB

 

Jelang akhir tahun, mobilitas masyarakat lewat perairan meningkat. Pelabuhan Samarinda menyumbang kenaikan penumpang 13,37 persen.   
Jelang akhir tahun, mobilitas masyarakat lewat perairan meningkat. Pelabuhan Samarinda menyumbang kenaikan penumpang 13,37 persen.  
 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Mobilitas masyarakat tercermin lewat pelayaran dalam negeri di Kalimantan Timur yang meningkat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang angkutan laut pada Oktober 2025 mencapai 39.648 orang, atau tumbuh 4,68 persen dibandingkan September 2025.

Peningkatan jumlah penumpang tersebut didorong oleh naiknya aktivitas di dua pelabuhan utama. “Kenaikan penumpang terjadi di Pelabuhan Samarinda sebesar 13,37 persen dan Pelabuhan Semayang Balikpapan sebesar 4,13 persen,” ujar Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana.

Sebaliknya, pergerakan penumpang di Pelabuhan Bontang-Loktuan justru mengalami penurunan. Pada Oktober 2025, jumlah penumpang di pelabuhan tersebut turun 8,03 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Berdasarkan data BPS Kaltim, Pelabuhan Semayang Balikpapan masih menjadi kontributor terbesar angkutan laut dalam negeri. Sepanjang Oktober 2025, pelabuhan ini melayani 24.367 penumpang, atau 61,46 persen dari total penumpang angkutan laut di Kaltim.

Sementara itu, Pelabuhan Samarinda mencatat 10.428 penumpang dengan kontribusi 26,30 persen, disusul Pelabuhan Bontang-Lhok Tuan sebanyak 4.853 penumpang atau 12,24 persen dari total penumpang.

Secara kumulatif, kinerja angkutan laut dalam negeri di Kalimantan Timur juga menunjukkan tren positif. Jika dibandingkan periode Januari-Oktober 2024, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri pada Januari-Oktober 2025 meningkat 21,70 persen.

“Kenaikan jumlah penumpang kumulatif terjadi di Pelabuhan Bontang-Loktuan 29,92 persen, Pelabuhan Semayang Balikpapan 28,80 persen, serta Pelabuhan Samarinda 1,25 persen,” tutup Yusniar. (*)

Editor : Sukri Sikki
#pelabuhan samarinda #BPS KALTIM #angkutan laut #Yusniar Juliana #kalimantan timur