KALTIMPOST.ID, PENAJAM–Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Selasa (30/12).
Wapres tidak hanya meninjau sejumlah proyek strategis nasional, tetapi juga menyapa langsung masyarakat yang tengah berlibur di kawasan IKN.
Deputi Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Alimuddin menjelaskan, kunjungan Wapres Gibran bertujuan memastikan pembangunan IKN berjalan sesuai rencana, khususnya proyek-proyek prioritas pemerintah pusat.
“Kunjungan Wapres pada prinsipnya untuk memastikan proyek strategis nasional berjalan dengan baik, mulai kawasan perkantoran, Istana Wakil Presiden, hingga fasilitas pendukung lainnya seperti masjid dan sekolah,” ujar Alimuddin, dihubungi, Rabu (31/12).
Menurut Alimuddin, salah satu fokus perhatian dalam kunjungan tersebut adalah sektor pendidikan. Dia mengungkapkan, OIKN berencana mengoperasikan tiga sekolah negeri di kawasan KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan) IKN pada tahun ajaran baru 2026.
“Tahun depan, insyaallah pada tahun ajaran baru, akan ada tiga sekolah negeri di luar PAUD yang mulai dioperasionalkan. Sekolah-sekolah itu berada di kawasan KIPP,” jelasnya. Sekolah-sekolah tersebut dirancang dengan standar internasional dan model pembelajaran yang berbeda, sejalan dengan visi IKN sebagai kota dunia. Meski berstandar internasional, sekolah itu bersifat inklusif dan terbuka bagi seluruh masyarakat IKN, tidak terbatas hanya bagi warga yang tinggal di kawasan KIPP.
“Pendidikan di IKN harus berstandar internasional. Namun, sekolah itu tetap inklusif, terbuka untuk seluruh warga IKN,” tegasnya.
Selain meninjau pembangunan, Gibran juga berbaur dengan masyarakat yang memanfaatkan libur semester dan libur Natal–Tahun Baru (Nataru) untuk berkunjung ke IKN. Didukung cuaca cerah, suasana kawasan IKN ramai wisatawan dari berbagai daerah.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyebut, kehadiran Wapres menjadi cerminan tingginya antusiasme publik terhadap IKN. “Beliau sempat bertemu langsung dengan para pengunjung. Jumlahnya memang masih sangat banyak, terlihat dari kendaraan yang terparkir di sepanjang Sumbu Timur, dari Gedung Bank Indonesia hingga depan Istana Negara,” kata Basuki.
Antusiasme tersebut juga tercermin dari data kunjungan selama libur Nataru 2025. Dalam lima hari, sejak 25 hingga 29 Desember 2025, tercatat total 117.139 pengunjung datang ke kawasan IKN dengan jumlah kendaraan mencapai 31.573 unit.
Salah satu pengunjung, Sarbina, warga asal Sulawesi, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk memperkenalkan IKN kepada anak-anaknya. “Kami ingin anak-anak melihat langsung IKN. Ini bukan hanya liburan, tapi juga pengalaman belajar, apalagi bisa bertemu langsung dengan Bapak Wakil Presiden,” ujarnya.
Alimuddin menambahkan, tingginya jumlah kunjungan masyarakat menunjukkan bahwa IKN telah menjadi ruang publik yang terbuka dan diminati, sekaligus menjadi momentum untuk memperlihatkan bahwa pembangunan ibu kota baru tetap berjalan sesuai dengan tatanan dan perencanaan yang telah ditetapkan.
“Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar ini menjadi bukti bahwa IKN berkembang dan terus dibangun sebagaimana yang direncanakan,” pungkasnya. (*)
Editor : Dwi Restu A