KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Mobilitas penumpang pesawat di Kalimantan Timur pada awal tahun ini mengalami penurunan cukup signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Januari 2026 turun dibandingkan bulan sebelumnya.
Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai menjelaskan, pada Januari 2026 jumlah penumpang pesawat domestik yang diberangkatkan dari berbagai bandara di Kaltim tercatat sebanyak 223.285 orang.
“Atau atau turun 16 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” ujar Mas’ud. Penurunan tersebut umumnya terjadi setelah periode libur panjang akhir tahun yang biasanya mendorong lonjakan mobilitas masyarakat melalui transportasi udara.
Selain rute domestik, BPS juga mencatat pergerakan penumpang internasional dari Kaltim. Pada Januari 2026 jumlah penumpang tujuan luar negeri tercatat 5.729 orang. Angka tersebut juga mengalami penurunan 13,98 persen dibandingkan Desember 2025.
Meski secara bulanan mengalami penurunan, tren tahunan menunjukkan gambaran berbeda. Jika dibandingkan dengan Januari tahun sebelumnya, jumlah penumpang domestik pada Januari 2026 sebenarnya masih mengalami penurunan 8,33 persen.
Namun untuk rute internasional justru terjadi peningkatan cukup signifikan. “Jumlah penumpang internasional naik 18,47 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025,” jelas Mas’ud.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat melalui penerbangan internasional dari Kaltim mulai kembali meningkat setelah sebelumnya sempat melambat.
Transportasi udara masih menjadi salah satu moda transportasi penting bagi mobilitas masyarakat, terutama untuk perjalanan jarak jauh antarprovinsi maupun ke luar negeri. Bandara-bandara utama seperti di Balikpapan dan Samarinda menjadi pintu utama pergerakan penumpang udara di Kaltim.
Bandara APT Pranoto Samarinda catat penurunan 15,43 persen atau 32.195 penumpang dimana pada bulan sebelumnya tercatat ada 38.068 penumpang. Begitu juga Bandara Sepinggan Balikpapan yang turun 17,66 persen menjadi 165.999 penumpang dimana pada Desember 2025 201.596 penumpang.
BPS menilai dinamika jumlah penumpang udara sangat dipengaruhi oleh faktor musiman, seperti periode libur panjang, aktivitas bisnis, hingga pergerakan masyarakat pada awal tahun. Karena itu fluktuasi jumlah penumpang dari bulan ke bulan menjadi hal yang umum terjadi dalam sektor transportasi udara. (*)
Editor : Sukri Sikki