Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Usai Libur Akhir Tahun, Penumpang Kapal Laut Menyusut 19,41 Persen  

Raden Roro Mira Budi Asih • Selasa, 10 Maret 2026 | 13:07 WIB

 

 

Jumlah penumpang angkutan laut turun 19,41 persen dibandingkan bulan sebelumnya.   
Jumlah penumpang angkutan laut turun 19,41 persen dibandingkan bulan sebelumnya.  

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Aktivitas transportasi laut di Kalimantan Timur pada awal tahun mengalami penurunan. Jumlah penumpang kapal laut yang berangkat dari pelabuhan di Kaltim menurun dibandingkan bulan sebelumnya.

“Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada Januari 2026 tercatat 44.627 orang atau turun 19,41 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai.

Penurunan sejalan dengan berakhirnya periode libur Natal dan Tahun Baru yang biasanya mendorong lonjakan perjalanan menggunakan kapal laut. Moda transportasi laut masih menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat, terutama untuk perjalanan antarwilayah kepulauan maupun rute jarak jauh dengan biaya relatif lebih terjangkau.

Dia merincikan, Pelabuhan Semayang Balikpapan alami penurunan 15,46 persen. Di mana pada Januari 2026 tercatat ada 29.829 penumpang, sedangkan bulan sebelumnya 35.282 penumpang. Lalu Pelabuhan Samarinda turun cukup dalam yakni 34,78 persen dengan 9.088 penumpang, sedangkan Desember 2025 tercatat 13.934 penumpang.

Pelabuhan Loktuan Bontang turun 7,26 persen dari 6.157 penumpang menjadi 5.710 penumpang. Meski secara bulanan mengalami penurunan, tren tahunan menunjukkan perkembangan yang cukup positif. Jika dibandingkan dengan Januari tahun sebelumnya, jumlah penumpang kapal laut justru mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

BPS mencatat jumlah penumpang angkutan laut pada Januari 2026 naik 46,30 persen dibandingkan Januari 2025. “Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri mengalami kenaikan sebesar 46,30 persen,” jelas Mas’ud.

Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa transportasi laut di Kaltim masih memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, terutama di wilayah pesisir dan kepulauan.

Selain faktor musim liburan, fluktuasi jumlah penumpang kapal laut juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti jadwal pelayaran, kondisi cuaca, serta kebutuhan mobilitas masyarakat. (*)

Editor : Sukri Sikki
#pelabuhan #BPS KALTIM #menurun #kalimantan timur #penumpang kapal #Masud Rifai