Pertamina Siagakan Satgas Ramadan dan Idulfitri di Kalimantan, Ini Infrastruktur yang Sudah Disiapkan

Denny Saputra • Dipublikasikan Rabu, 11 Maret 2026 | 20:37 WIB

KOORDINASI: Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Isfahani (tengah) memastikan kesiapan pasokan energi jelang lebaran.
KOORDINASI: Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Isfahani (tengah) memastikan kesiapan pasokan energi jelang lebaran.

SAMARINDA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kesiapan pasokan dan layanan energi selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah. Kesiapan tersebut diwujudkan melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 yang mulai bertugas sejak Senin (9/3). Satgas ini disiapkan untuk menjaga kelancaran distribusi energi selama periode meningkatnya mobilitas masyarakat.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Isfahani menjelaskan, pihaknya telah memetakan potensi peningkatan kebutuhan energi selama Ramadan dan masa mudik Lebaran. Berdasarkan proyeksi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026.

“Kami telah memetakan potensi peningkatan kebutuhan energi pada periode tersebut dan seluruh aspek operasional, mulai dari stok hingga distribusi telah kami siapkan,” ujarnya, dalam keterangan pers, Rabu (11/3).

Selain arus mudik, Pertamina juga memproyeksikan puncak arus balik terjadi pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026. Dengan pemetaan tersebut, perusahaan memperkuat strategi distribusi agar pasokan energi di wilayah Kalimantan tetap aman selama periode Ramadan dan Idulfitri.

Isfahani menambahkan, pengalaman pelaksanaan Satgas Ramadan dan Idulfitri pada tahun sebelumnya menunjukkan adanya peningkatan konsumsi gasoline dan LPG. Sementara konsumsi gasoil dan minyak tanah cenderung mengalami penyesuaian selama periode tersebut.

“Proyeksi tersebut menjadi dasar kami memperkuat strategi suplai agar distribusi energi di seluruh wilayah Kalimantan tetap aman dan terkendali,” jelasnya.

Untuk mendukung distribusi energi, Pertamina menyiagakan berbagai infrastruktur pendukung di wilayah Kalimantan. Di antaranya 16 terminal BBM, tiga terminal LPG, 11 depot pengisian pesawat udara (DPPU), serta ratusan fasilitas distribusi lainnya.

“Total ada 786 SPBU, 558 Pertashop, 527 agen LPG, 52 SPBE, serta 13 agen minyak tanah yang disiagakan selama periode Satgas,” ucapnya.

Selain itu, distribusi energi diperkuat dengan dukungan 762 unit mobil tangki dan 99 unit skidtank untuk menjangkau wilayah yang membutuhkan suplai tambahan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun menambahkan, pihaknya juga menyiapkan berbagai layanan tambahan di jalur-jalur strategis yang diprediksi ramai dilalui masyarakat selama mudik.

“Kami menyiapkan 90 SPBU Siaga 24 Jam, 326 agen LPG siaga, layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, Motorist BBM, mobil tangki standby, serta empat unit Serambi MyPertamina sebagai tempat istirahat masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
puncak arus balik Depot Pengisian Pesawat Udara terminal bbm Satgas Ramadan dan Idulfitri Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan