KALTIMPOST.ID, TENGGARONG — Karang Taruna Kalimantan Timur akan diarahkan lebih aktif dalam program ketahanan pangan dan kewirausahaan pemuda setelah Hendra terpilih secara aklamasi sebagai ketua periode 2026-2031.
Program itu akan dikembangkan melalui pelatihan dan pendampingan pemuda di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Hendra terpilih dalam Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di Grand Elty Singgasana, Tenggarong, Selasa (12/5/2026).
Usai terpilih, Hendra menegaskan komitmennya untuk membangkitkan kembali peran Karang Taruna agar lebih produktif dan hadir sebagai bagian dari solusi di tengah masyarakat.
Baca Juga: PMDN Kuasai Investasi Balikpapan 2025, Nilainya Tembus Rp23,77 Triliun
“Ke depan kita akan membawa bagaimana Karang Taruna itu bangkit kembali. Di mana sebelumnya Karang Taruna sempat mengalami penurunan arah. Intinya sesuai arahan Ketua Umum kami, Pak Budi Satrio,” ujarnya.
Menurut Hendra, kepengurusan baru akan memperkuat konsolidasi dengan pengurus Karang Taruna di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
Ia ingin Karang Taruna kembali memiliki arah gerak yang jelas sebagai organisasi sosial kepemudaan yang mampu berperan dalam pembangunan daerah.
Baca Juga: Investasi Balikpapan Meledak hingga Rp27,25 Triliun, Lampaui Target 668 Persen
“Kita akan berkolaborasi dan merangkul kawan-kawan seluruh kabupaten dan kota. Karang Taruna semoga bisa menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah,” katanya.
Hendra juga menegaskan posisi Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah. Kemitraan itu akan diperkuat di berbagai sektor, mulai dari kepemudaan, sosial, hingga pengembangan kewirausahaan.
“Untuk di provinsi, kita akan menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di bidang kepemudaan, sosial, dan kewirausahaan tingkat kepemudaan,” jelasnya.
Pola kemitraan serupa, lanjut Hendra, juga akan dibangun hingga tingkat kabupaten dan kota. Ia ingin Karang Taruna tidak hanya hadir sebagai organisasi formal, tetapi juga mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam kepengurusannya, Hendra menaruh perhatian pada program ketahanan pangan yang melibatkan anak muda. Ia menilai sektor pertanian, peternakan, dan perikanan memiliki ruang besar untuk dikembangkan sebagai peluang usaha bagi generasi muda.
“Ketahanan pangan itu akan menjadi salah satu program yang akan kita kembangkan di Karang Taruna,” ujarnya.
Program tersebut akan diarahkan melalui pelatihan dan pendampingan kewirausahaan berbasis sektor pangan dan produksi masyarakat.
“Salah satunya melalui kewirausahaan, di mana kita akan melibatkan pemuda melalui program-program seperti peternakan, pelatihan pertanian, dan perikanan,” jelasnya.
Menurut Hendra, keterlibatan pemuda dalam sektor pangan penting untuk membuka peluang ekonomi baru di Kalimantan Timur. Karang Taruna, kata dia, dapat menjadi ruang pembinaan agar pemuda tidak hanya menjadi penerima program, tetapi juga pelaku usaha produktif.
“Bagaimana kita melibatkan pelatihan peternakan, pertanian, atau perikanan yang bisa menjadi manfaat untuk teman-teman pemuda di Kalimantan Timur,” katanya.
Hendra menambahkan, pengembangan kewirausahaan pemuda tidak cukup hanya dilakukan melalui pelatihan. Ia menyebut perlu ada pendampingan agar program yang dijalankan dapat berkembang dan memberi manfaat bagi peserta.
Baca Juga: Cek Nama Anda! 11 Ribu Penerima Bansos Dicabut, Kemensos Temukan Indikasi Dipakai untuk Judi Online
“Contohnya mungkin peternakan, bagaimana kita mensimulasikan dan membangun sektor kewirausahaan itu melalui pelatihan, pendampingan, dan sebagainya,” ujarnya.
Di sisi lain, Hendra optimistis pemerintah daerah akan mendukung kerja-kerja Karang Taruna. Ia menyebut posisi Karang Taruna berada di bawah pembinaan pemerintah sesuai regulasi terbaru.
“Kalau di peraturan menteri yang baru, pembina utama di tingkat provinsi itu gubernur. Kalau tingkat nasional pembina utamanya Menteri Sosial dan kementerian terkait,” jelasnya.
Menurut Hendra, dukungan pemerintah menjadi penting agar Karang Taruna dapat bergerak lebih maksimal di lapangan, termasuk dalam pembinaan organisasi dan dukungan operasional.
“Di situ dijelaskan bahwa salah satu tanggung jawabnya adalah memberikan dukungan operasional kepada teman-teman Karang Taruna. Dan saya yakin pemerintah pasti mendukung itu,” pungkasnya. (qi)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo