Lulusan SMK Masih Jadi Penyumbang Pengangguran Tertinggi di Kaltim

Raden Roro Mira Budi Asih • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 12:17 WIB
TAMATAN: Berdasarkan pendidikan yang tamatkan, lulusan SMK masuk kategori pengangguran tertinggi di Kaltim.

 

 
TAMATAN: Berdasarkan pendidikan yang tamatkan, lulusan SMK masuk kategori pengangguran tertinggi di Kaltim.    

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) masih menjadi kelompok dengan tingkat pengangguran tertinggi di Kalimantan Timur pada Februari 2026. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) lulusan SMK mencapai 8,81 persen atau tertinggi dibanding jenjang pendidikan lainnya.

Baca Juga: Pemkot Balikpapan Bakal Subsidi Uang Pangkal dan SPP PAUD, Rencana Masuk APBD 2027

Sebaliknya, tingkat pengangguran paling rendah terdapat pada kelompok pendidikan SD ke bawah yang sebesar 1,56 persen. Dijelaskan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai, secara umum tingkat pengangguran lulusan SMA menunjukkan kecenderungan menurun dalam periode Februari 2024 hingga Februari 2026.

“Jika dirinci menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan, maka selama periode Februari 2024 hingga Februari 2026, terdapat kecenderungan penurunan nilai TPT untuk kategori SMA,” katanya.

Baca Juga: Wakil Wali Kota Balikpapan Temui Kemendag, Bahas Progres Pembangunan Pasar Inpres Kebun Sayur

Meski demikian, dibanding Februari 2025, terdapat beberapa kelompok pendidikan yang justru mengalami kenaikan TPT, terutama lulusan SMK dan diploma ke atas. Sementara kategori SD ke bawah, SMP, dan SMA mengalami penurunan tingkat pengangguran masing-masing 2,22 persen poin, 3,40 persen poin, dan 0,68 persen poin.

BPS juga mencatat, bila dibandingkan Februari 2024, hampir seluruh kategori pendidikan mengalami penurunan tingkat pengangguran. Namun, kelompok diploma ke atas menjadi pengecualian karena mengalami kenaikan TPT sebesar 1,68 persen poin dalam dua tahun terakhir. (*)

Editor : Sukri Sikki
pengangguran lulusan sma kalimantan timur