Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Tahun Ajaran Baru, Kemenag Tekankan Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah Demi Keberhasilan Pendidikan Anak

Ulil Mu'Awanah • Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:46 WIB
KOLABORASI: Kementerian Agama Balikpapan mengingatkan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak.
KOLABORASI: Kementerian Agama Balikpapan mengingatkan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Memasuki tahun ajaran baru, Kementerian Agama Balikpapan mengingatkan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak.

Hal tersebut turut disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Balikpapan Sinta Ningsih, yang menilai keberhasilan pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Peran keluarga tetap menjadi faktor utama dalam membentuk karakter dan prestasi siswa.

Menurutnya, ketika orang tua telah memilih dan mempercayakan anak kepada sebuah lembaga pendidikan, maka kepercayaan tersebut harus dibarengi dengan dukungan dan komunikasi yang baik.

"Ketika kita sudah mempercayakan anak ke suatu lembaga, maka harus ada dukungan dan kolaborasi yang baik dengan pihak sekolah," kata Shinta.

Baca Juga: Klaim Seragam Gratis dan Subsidi SPP Ringankan Beban Orang Tua di Tahun Ajaran Baru

Sinta menekankan bahwa kritik dan masukan dari orang tua justru diperlukan untuk membantu sekolah melakukan evaluasi dan perbaikan. Namun penyampaian kritik sebaiknya dilakukan melalui komunikasi yang sehat dan konstruktif.

"Kalau ada sesuatu yang kurang berkenan, dibicarakan bersama. Duduk bersama dengan pihak sekolah memberikan masukan yang baik demi kemajuan lembaga pendidikan," lanjutnya.

Di sisi lain, sekolah juga dituntut terbuka terhadap saran dan aspirasi masyarakat. Menurutnya, sekolah yang berkembang adalah sekolah yang mampu menerima evaluasi dan menjadikannya sebagai bahan perbaikan.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran guru sebagai teladan bagi siswa. "Guru adalah role model. Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat dan contoh. Karena itu guru harus menjaga etika dan perilaku sebagai pendidik," tegasnya.

Baca Juga: Madrasah Swasta Balikpapan Didorong Tingkatkan Mutu di Tengah Persaingan Sekolah Negeri Gratis

Kepada para siswa baru, Sinta berpesan agar menjaga adab, menghormati guru, dan memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya. "Yang paling penting bagi anak-anak adalah menjaga etika dan memuliakan guru. Itu menjadi fondasi penting dalam proses pendidikan," ujarnya.

Ia berharap tahun ajaran baru menjadi momentum memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan peserta didik sehingga mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berakhlak baik. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Pendidikan anak Balikpapan #Kolaborasi sekolah dan orang tua #Pendidikan madrasah Balikpapan #Kemenag Balikpapan #tahun ajaran baru