Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pemprov Kaltim Dukung Pendataan, Wagub Seno Aji Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026

ADV • Kamis, 18 Juni 2026 | 20:42 WIB
APRESIASI: Wagub Seno Aji (baju putih) mengapresiasi BPS terkait SE 2026. Sensus merupakan instrumen krusial memperbarui basis data dan menjadi rujukan pemerintah merancang pembangunan jangka panjang.
APRESIASI: Wagub Seno Aji (baju putih) mengapresiasi BPS terkait SE 2026. Sensus merupakan instrumen krusial memperbarui basis data dan menjadi rujukan pemerintah merancang pembangunan jangka panjang.

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menjadi salah satu responden dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS). 

Kegiatan pendataan lapangan yang berlangsung dari Mei hingga 31 Agustus mendatang, diharapkan mampu menghasilkan data yang akurat, sebagai fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Pendataan terhadap orang nomor dua di Kaltim tersebut merupakan bagian dari rangkaian SE 2026 yang dilakukan serentak secara nasional. Agenda besar itu bertujuan memotret kondisi sosial dan ekonomi, serta pelaku usaha di seluruh wilayah Indonesia. Oleh karena itu, sasaran pendataan SE 2026 mencakup semua lapisan masyarakat dan pelaku usaha tanpa terkecuali.

Baca Juga: Rupiah Mendadak Perkasa Setelah Sentuh Rp18.200, Perry Warjiyo Ucap Terima Kasih ke Purbaya

Kepala BPS Kaltim, Mas’ud Rifai, menjelaskan, SE 2026 merupakan instrumen krusial untuk memperbarui basis data ekonomi yang menjadi rujukan strategis bagi pemerintah, terlebih dalam merancang program pembangunan jangka panjang.

Menurutnya, momentum 10 tahunan itu menjadi pijakan penting bagi arah kebijakan daerah ke depan.

"Target kami adalah memotret seluruh aktivitas ekonomi. Semua masyarakat kita data penduduknya termasuk jika ada unit usaha yang sedang mereka jalankan," tegasnya lagi.

Baca Juga: Hotel Bumi Senyiur Samarinda Kantongi Lisensi Resmi TVRI untuk Nobar FIFA World Cup 2026

Sementara itu, Wakil Gubernur Seno Aji menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BPS Kaltim. Dia menilai pelaksanaan SE 2026 memegang peran sangat penting dalam menyediakan data valid yang dibutuhkan pemerintah untuk mengambil keputusan strategis.

 

 

PENDATAAN: Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai (depan, kiri) bersama tim melakukan pendataan SE 2026 terhadap Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji.
PENDATAAN: Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai (depan, kiri) bersama tim melakukan pendataan SE 2026 terhadap Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji.

 

"Pertama-tama, kami mengucapkan terima kasih kepada BPS yang sudah menyelenggarakan SE 2026. Pemerintah Provinsi Kaltim mendorong dan mendukung sepenuhnya seluruh rangkaian kegiatan pendataan ini," ungkap Seno Aji usai menjalani sesi wawancara di kediamannya, Rumah Jabatan Wakil Gubernur, Jalan Milono, Samarinda, Kamis (18/6).

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemprov Kaltim berkomitmen untuk memperluas sosialisasi pelaksanaan SE 2026, mulai tingkat kabupaten dan kota hingga ke masyarakat luas.

Baca Juga: BRI Apresiasi Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi KUR di Samarinda, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance terhadap Fraud

"Kami akan ikut menyosialisasikan kegiatan-kegiatan ini ke kabupaten dan kota. Imbauan akan kami sampaikan langsung kepada para bupati dan wali kota di 10 daerah yang ada di Kaltim, serta tentunya ke seluruh elemen masyarakat," tambahnya.

Seno juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menerima kedatangan petugas SE 2026 yang datang secara resmi. Dia menegaskan, data yang dikumpulkan sangat dibutuhkan untuk melihat kondisi riil di lapangan, sehingga program-program pemerintah ke depan bisa lebih tepat sasaran.

Seno berharap masyarakat dapat memberikan informasi yang jujur dan apa adanya saat didata petugas. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat memetakan kondisi ekonomi Kaltim secara objektif sekaligus menyusun langkah perbaikan yang tepat.

Baca Juga: PPN Kilang Balikpapan Gelar Fire Fighting Skill Challenge, Asah Ketangkasan dan Kesiapsiagaan

"Sampaikan data yang benar kepada petugas agar bisa dicatat dengan baik. Dari sana, kita bisa memetakan kondisi ekonomi yang sebenarnya di Kaltim," pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#pemprov kaltim #bps #sensus ekonomi