Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Gempa Magnitudo 3,4 Guncang Berau Hari Ini, BMKG Catat Ada 3 Kali Gempa Susulan

Dina Angelina • Kamis, 16 Juli 2026 | 11:35 WIB
Peta pusat gempa Berau magnitudo 3,4 yang dirilis oleh BMKG pada Kamis (16/7/2026) dini hari.
Peta pusat gempa Berau magnitudo 3,4 yang dirilis oleh BMKG pada Kamis (16/7/2026) dini hari.

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) diguncang gempa bumi tektonik pada Kamis dini hari, 16 Juli 2026 pukul 00.37 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi aktivitas gempa susulan setelah guncangan utama.

​Hasil analisis terbaru BMKG menunjukkan gempa ini memiliki parameter pembaruan (update) dengan magnitudo 3,4.

​Berdasarkan titik pemetaan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1.64 LU dan 118.08 BT. Pusat gempa dilaporkan berada di darat pada jarak 91 kilometer arah Tenggara Berau, dengan kedalaman hiposenter mencapai 21 kilometer.

Baca Juga: Satpol PP Paser Panggil Pemilik Warung Remang-Remang Usai Diprotes Warga

Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid, menjelaskan penyebab utama fenomena gempa tektonik di wilayah Kaltim dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya. “Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Mangkalihat," sebut Rasmid, Kamis (16/7).

​Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap) serta laporan dari masyarakat, gempa bumi ini menimbulkan getaran yang cukup terasa di daerah Berau dengan skala intensitas II hingga III MMI.

​Berikut adalah detail skala intensitas gempa yang dirasakan warga Berau:

​Skala II MMI: Getaran umumnya dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

​Skala III MMI: Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, dengan sensasi seakan-akan ada truk besar yang sedang melintas.

Meski guncangan sempat mengejutkan warga setempat, BMKG mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum menerima adanya laporan dampak kerusakan fasilitas maupun bangunan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

Pihaknya terus memantau pergerakan lempeng di lokasi pascaguncangan utama. “Hingga pukul 03.30 WIB, hasil monitoring Stasiun Geofisika Balikpapan menunjukkan telah terjadi 3 kali aktivitas gempa bumi susulan (aftershock),” tuturnya.

​Masyarakat Berau dan sekitarnya diimbau untuk tidak panik. Sembari tetap waspada terhadap potensi pergerakan struktur tanah. Selain itu, masyarakat diminta selektif dalam menerima informasi dan tidak mempercayai kabar bohong (hoaks) yang beredar di media sosial.

​"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
berau Kalimantan Timur (Kaltim) gempa BMKG Balikpapan