Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Rahasia Herbal Kalimantan: Pengobatan Tradisional Etnis Kutai yang Gunakan Belimbing Wuluh untuk Mengobati Usus Buntu

Dwi Puspitarini • Rabu, 14 Agustus 2024 | 16:10 WIB
Belimbing wuluh merupakan tanaman berkhasiat yang menyimpan beragam manfaat kesehatan yang jarang diketahui.
Belimbing wuluh merupakan tanaman berkhasiat yang menyimpan beragam manfaat kesehatan yang jarang diketahui.

 

KALTIMPOST.ID, Belimbing wuluh, buah kecil dengan rasa asam yang khas, ternyata menyimpan beragam manfaat kesehatan yang jarang diketahui.

Selain sering digunakan sebagai bahan dalam masakan tradisional Indonesia, buah ini juga memiliki khasiat yang sangat penting untuk kesehatan, mulai dari menurunkan tekanan darah hingga mengatasi diabetes.

Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional sebagai tumbuhan obat yang berkhasiat.

Berbagai penelitian ilmiah telah mengonfirmasi potensi buah, daun, dan bunga belimbing wuluh dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan, baik menular maupun tidak menular.

Hasil penelitian juga membuktikan bahwa ekstrak dari belimbing wuluh, yang mengandung tanin, saponin, triterpenoid, dan flavonoid, memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri.

Penelitian farmakologi, baik in vitro maupun in vivo, telah menunjukkan bahwa belimbing wuluh memiliki sifat antimikroba, antiinflamasi, antidiabetes, serta antihipertensi.

Dilansir dari buku Tumbuhan Berkhasiat Obat Etnis Asli Kalimantan, etnis Kutai dan Banjar meminum air rebusan daun belimbing tunjuk untuk mengobati hipertensi.

Etnis Kutai menggunakan buah belimbing tunjuk yang diparut kemudian diperas airnya dan diminum, dapat mengobati usus buntu.

 Baca Juga: Pengobatan Alternatif Rajah, Masih Dipercaya oleh Masyarakat hingga Kini dan Bagaimana Hukumnya dalam Islam

Manfaat Kesehatan Belimbing Wuluh

Disadur dari berbagai sumber, berikut manfaat yang didapatkan dari belimbing wuluh, di antaranya:

  1. Antimikroba dan Antiinflamasi

Belimbing wuluh mengandung senyawa bioaktif seperti saponin, flavonoid, alkaloid, dan tanin yang efektif melawan mikroba penyebab infeksi.

Saponin, misalnya, mampu mengganggu kestabilan membran sel bakteri, menyebabkan lisis dan kematian bakteri tersebut.

Selain itu, flavonoid dalam belimbing wuluh juga bertindak sebagai superantioksidan dengan aktivitas antiinflamasi dan antikanker.

  1. Mengatasi Asam Urat dan Kolesterol

Kandungan saponin dalam buah ini juga dapat menghambat pelepasan zat proinflamasi, membantu mengurangi peradangan, dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Hal ini membuat belimbing wuluh bermanfaat bagi penderita asam urat dan kolesterol tinggi.

  1. Mengendalikan Diabetes

Flavonoid dalam belimbing wuluh membantu mengatur aktivitas insulin, sehingga mampu mengontrol kadar gula darah.

Efek antioksidan dari buah ini juga dapat menekan aktivitas enzim α-glukosidase, yang berperan dalam meningkatkan kadar glukosa darah.

  1. Menurunkan Tekanan Darah

Rebusan belimbing wuluh dapat membantu mengontrol tekanan darah, berkat kandungan kalium, serat, dan vitamin C yang bekerja secara sinergis untuk menjaga keseimbangan sirkulasi darah dan menurunkan risiko hipertensi.

  1. Meredakan Batuk dan Pilek

Belimbing wuluh juga efektif dalam meredakan batuk dan pilek. Kandungan saponin triterpen dalam buah ini memberikan efek antitusif dan ekspektoran, yang membantu membersihkan saluran pernapasan dan menyembuhkan batuk.

  1. Mengatasi Jerawat

Dalam perawatan kulit, belimbing wuluh dikenal karena sifat astringen dan antibakterinya, yang membantu membersihkan pori-pori dan mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.

Masker alami dari belimbing wuluh dapat digunakan untuk merawat kulit dan mengurangi masalah jerawat.

 Baca Juga: Rahasia Herbal Kalimantan: Haluskan Kulit Wajah dengan Kulit Batang Durian, Warisan Budaya Etnis Kutai di Desa Menamang

Melansir dari situs pustaka.setjen.pertanian.go.id, cara menggunakan belimbing wuluh sebagai obat untuk mengobati sariawan, batuk dan sakit tenggorokan, sebagai berikut.

Bahan:

  1. Segenggam bunga belimbing wuluh segar;
  2. Buah adas manis secukupnya;
  3. Air ¼ cangkir;
  4. Gula batu secukupnya.

Cara membuatnya:

Campurkan semua bahan menjadi satu dalam panci, tunggu sampai mendidih dan sedikit menyusut. Tunggu hangat dan siap diminum dua kali sehari, pagi dan sore dengan dosis 1-2 sendok makan.

 Baca Juga: Nyesel Banget Baru Tahu Ternyata kalau Mau Mengencangkan Otot Vagina Itu Cuma Pakai Bola Kegel

Waspada dalam Penggunaan

Meskipun belimbing wuluh menawarkan banyak manfaat kesehatan, konsumsinya harus dilakukan dengan bijak.

Karena kandungan asamnya yang tinggi, konsumsi dalam jumlah besar dapat menyebabkan iritasi lambung.

Oleh karena itu, bagi penderita masalah lambung seperti gastritis atau tukak lambung, disarankan untuk menghindari konsumsi belimbing wuluh dalam jumlah besar atau berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. (*)

 

Editor : Dwi Puspitarini
#pengobatan tradisional etnis kutai #belimbing wuluh untuk mengobati usus buntu #Rahasia Herbal Kalimantan