Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Rahasia Herbal Kalimantan: Tak Perlu Skincare, Limpasu Bikin Kulit Sehat dan Mulus

Eko Pralistio • Kamis, 15 Agustus 2024 | 11:13 WIB

Foto: Instagram BBTN Bukit Barisan Selatan/Vivin Adi Anggoro dan YABI
Foto: Instagram BBTN Bukit Barisan Selatan/Vivin Adi Anggoro dan YABI
KALTIMPOST.ID, Siapa sangka, limpasu di Kalimantan Selatan memiliki manfaat mengejutkan. Sejak dulu dipercaya warga setempat untuk urusan kecantikan pertama di bagian wajah. Wikipedia menyebutkan tumbuhan ini berasal dari genus Baccaurea, tergolong dalam familia Phllanthaceae.

 

Buah ini memiliki bentuk bulat. Kebanyakan orang, untuk bagian dalamnya tidak dimakan karena rasanya yang asam. Sebaliknya, di bagian dalam ini yang digunakan masyarakat Desa Loksado, Dayak Maratus, Kalimantan Selatan, merawat kulit wajahnya. 

 

Buah limpasu sudah populer karena sudah lama digunakan sebagai bahan komestika alam bagi perempuan Dayak Meratus. Buah limpasu dipercaya dapat membuat kulit terjaga dan selalu sehat yang dapat membuat penggunanya terlihat cantik. 

 

Melihat kegunaannya, beberapa produk kecantikan sudah menggunakan tanaman ini. Sebab, buah ini kaya akan vitamin C dan antioksidan, itu yang membuat sebagian orang memanfaatkan sebagai masker wajah. Selain itu, kandungan air yang tinggi dari buah tersebut dapat menambah nutrisi di kulit.

 

Beberapa penelitian yang dilakukan, membuktikan tumbuhan liar ini berpotensi untuk menjaga kesehatan kulit.

 

Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak etanol buah, daun, dan kulit batang limpasu memilik kandungan kimia golongan alkaloid, fenol, flavonoid, tanin, dan saponin. 

Ekstrak etanol buah limpasu merupakan ekstrak yang paling aktif terhadap bakteri gram-positif, bakteri gram-negative dan bakteri penyebab jerawat.

 

Ekstrak etanol daun dan ekstrak etanol kulit batang limpasu relatif kurang aktif terhadap bakteri Gram positif maupun Gram negatif.

 

Limpasu dari masyarakat Kalimantan Selatan, telah digunakan untuk perawatan kulit. Pendekatan ilmiah untuk membuktikan itu salah satunya dengan cara uji antioksidan. 

 

Uji antioksidan ini digunakan sebagai panduan untuk menelusuri fraksi aktif. Dari hasil fraksinasi dengan menggunakan corong pisah, fraksi etil asetat mempunyai aktivitas antioksidan paling tinggi dengan nilai IC50 230 ppm.

Menurut Wikipedia, pohon limpasu ini mempunyai nama latin Baccaurea Lanceolata sejak 1866. Di Kalimantan, pohon ini dikenal dengan bahasa daerah, antara lain kalampesu, ampusu, asam pauh, empawang, lampaung, lapahung, laptu, lepasu, lipau, limpasu, tamasu, dan tampoi. 

 

Limpasu tumbuh di hutan hujan primer/skunder yang tidak terurus. Seperti di lereng gunung dan hutan bersungai. Tanah liat dan berbatu dapat membuat tanaman ini tumbuh dengan baik. Belum banyak kajian tentang manfaat pohon limpasu.

 

Buah ini dapat dimakan langsung, juga bisa diolah menjadi asinan.

Editor : Uways Alqadrie
#kecantikan #Rahasia Herbal Kalimantan #Limpasu