Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Herbal Kalimantan: Warga IKN Gunakan Bamban yang Mudah Ditemukan di Tempat Basah untuk Mengatasi Gigitan Ular

Dwi Puspitarini • Rabu, 28 Agustus 2024 | 17:21 WIB
Bamban (Donax canniformis) merupakan tanaman liar yang memiliki banyak manfaat dalam pengobatan tradisional.
Bamban (Donax canniformis) merupakan tanaman liar yang memiliki banyak manfaat dalam pengobatan tradisional.

 

 

KALTIMPOST.ID, Bamban (Donax canniformis) merupakan salah satu tanaman liar yang sering ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di daerah Kalimantan.

Bamban tumbuh subur di daerah-daerah dengan ketinggian hingga 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Tanaman ini sering ditemukan di tepi-tepi air, tempat basah, dan hutan-hutan bambu. Bamban lebih menyukai tempat-tempat terbuka yang mendapatkan sinar matahari langsung, menjadikannya tanaman yang mudah ditemukan di berbagai wilayah tropis Indonesia.

Tanaman ini dikenal dengan berbagai nama lokal, seperti Mbamban di Madura, Bomban di Batak, Bangban di Sunda, dan Wuwudu di Gorontalo.

Meskipun tumbuh liar di tepi-tepi air atau tempat basah, bamban memiliki banyak manfaat yang telah lama digunakan oleh berbagai etnis di Indonesia, khususnya dalam pengobatan tradisional.

Kandungan Kimia dan Khasiat Bamban

Tanaman bamban kaya akan senyawa kimia yang berperan dalam pengobatan tradisional. Beberapa senyawa yang terkandung dalam bamban antara lain saponin, flavonoid, kardiak glikosida, polifenol, tanin, phytosterol, terpenoid, steroid, dan alkaloid.

Senyawa-senyawa ini memiliki berbagai aktivitas farmakologis yang bermanfaat, termasuk sebagai obat diabetes, antibakteri, dan antioksidan.

Selain itu, bamban juga memiliki khasiat untuk mengobati bisul, bengkak, serta gigitan ular.

Aktivitas antibakteri dan antioksidan yang dimiliki bamban menjadikannya sebagai pilihan obat tradisional yang efektif untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Penggunaan Dalam Pengobatan

Bamban telah digunakan oleh berbagai etnis di Kalimantan, seperti Banjar, Dayak Meratus, Dayak Amandit, Kutai, dan Dayak Benuaq, untuk mengobati berbagai penyakit.

Salah satu penggunaan yang paling umum adalah untuk mengobati sakit mata. Air yang terdapat dalam gulungan daun muda (pucuk) bamban diambil dan diteteskan pada mata yang sakit.

Metode ini telah dipercaya secara turun-temurun sebagai cara efektif untuk meredakan gangguan pada mata.

Selain itu, daun bamban juga digunakan untuk mengobati bisul dan bengkak. Caranya adalah dengan mengoleskan cairan dari batang bamban muda pada bagian yang terkena bisul atau bengkak, kemudian membalutnya dengan kain bersih.

Pengobatan tradisional ini dipercaya dapat membantu mengempeskan bengkak dan mempercepat penyembuhan bisul.

Bamban juga dikenal sebagai obat alami untuk mengatasi gigitan ular. Batang bamban muda dipotong, kemudian cairan yang keluar dari batang tersebut dioleskan pada luka bekas gigitan ular.

Setelah itu, luka dibalut dengan kain bersih untuk mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan. (*)

Editor : Dwi Puspitarini
#mengatasi gigitan ular #tanaman liar #Bamban #pengobatan tradisional #Warga IKN #herbal kalimantan