KALTIMPOST.ID, Buah sukun, yang dikenal di Eropa sebagai "breadfruit" karena teksturnya yang berserat dan empuk menyerupai roti, memiliki potensi besar sebagai sumber pangan alternatif, terutama di kawasan tropis wilayah IKN, Kaltim.
Tumbuh subur di pekarangan rumah, pohon sukun menjadi salah satu tanaman yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama di daerah Pasifik, di mana buah ini dijadikan makanan pokok pengganti roti.
Sukun adalah buah yang tidak memiliki biji dan tumbuh pada pohon dengan batang yang besar dan lurus, mencapai tinggi hingga 30 meter di alam liar.
Namun, di daerah pedesaan, tingginya biasanya hanya sekitar belasan meter. Daunnya besar dan menyirip, dengan warna hijau tua yang mengilap di bagian atas dan berbulu halus di bagian bawah.
Keunggulan utama buah sukun terletak pada kandungan karbohidrat dan proteinnya yang lebih tinggi dibandingkan dengan sumber pangan lain seperti ubi, ketela pohon, dan kentang.
Meskipun tinggi karbohidrat, sukun memiliki kandungan kalori yang relatif rendah, menjadikannya pilihan yang sehat sebagai sumber energi.
Berikut ini adalah beberapa manfaat sukun yang perlu Anda ketahui!
Kandungan Nutrisi dalam Sukun
Buah sukun, atau yang dikenal secara ilmiah sebagai Artocarpus altilis, merupakan buah tropis dengan kandungan nutrisi yang sangat lengkap. Dalam setiap 100 gram sukun, terdapat:
- Karbohidrat Kompleks: 24,5 gram, memberikan energi dan menjaga perasaan kenyang lebih lama.
- Serat dan Protein: Membantu pencernaan dan menstabilkan gula darah.
- Vitamin C: 29 miligram, memenuhi 48% kebutuhan harian.
- Mineral: Seperti kalium, zat besi, kalsium, magnesium, zinc, dan fosfor.
- Antioksidan: Mengandung flavonoid dan polifenol yang melindungi tubuh dari radikal bebas.
Baca Juga: Atasi Serangan Asma dengan Tangkan Putih, Herbal Asli Kalimantan Digunaakan Turun-Temurun Suku Dayak
Manfaat Sukun untuk Kesehatan
- Menjaga Rasa Kenyang Lebih Lama
Sukun adalah sumber karbohidrat kompleks yang butuh waktu lebih lama untuk dicerna tubuh, sehingga membuat Anda merasa kenyang lebih lama.
Kandungan serat dan protein dalam sukun juga membantu menstabilkan gula darah, mencegah lonjakan gula yang bisa menyebabkan rasa lapar kembali dengan cepat.
- Melawan Paparan Radikal Bebas
Sukun mengandung antioksidan seperti phenolic dan flavonoid yang efektif melawan radikal bebas. Radikal bebas dapat menyebabkan peradangan dan berbagai penyakit kronis.
Sukun dengan daging berwarna kuning-oranye memiliki lebih banyak antioksidan xanthin dan lutein, yang memperkuat perlindungan tubuh terhadap radikal bebas.
- Menurunkan Kolesterol
Kandungan serat yang tinggi dalam sukun membantu menurunkan kolesterol dengan mencegah penyerapan kolesterol di sistem pencernaan.
Selain itu, serat dalam sukun juga dapat menurunkan risiko obesitas dan menjaga kesehatan usus besar.
- Memelihara Kesehatan Aliran Darah
Sukun segar kaya akan kalium, zat besi, dan berbagai mineral penting lainnya yang membantu menjaga kestabilan denyut jantung dan tekanan darah.
Senyawa fitokimia dalam sukun juga dapat mencegah penyempitan dan pengerasan pembuluh darah, yang sering kali diakibatkan oleh penumpukan kolesterol.
Baca Juga: Herbal Kalimantan: Gulinggang, Tanaman Doa yang Dipercaya Etnis Kutai untuk Mengobati Penyakit Kurap
- Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Sukun adalah sumber vitamin C yang baik, yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Dengan terpenuhinya kebutuhan vitamin C, tubuh menjadi lebih kuat dalam melawan berbagai infeksi dan penyakit.
- Mengurangi Risiko Nyeri Otot dan Sendi
Antioksidan phenolic dalam sukun, termasuk flavonoid, coumarin, dan xanthones, dapat mengurangi peradangan dan membantu dalam pengobatan rematik serta nyeri otot.
Sukun juga dapat diolah menjadi ekstrak yang memiliki sifat antibakteri, khususnya terhadap bakteri Streptococcus dan Pseudomonas aeruginosa.
- Menjaga Kesehatan Pencernaan
Serat dalam sukun membantu melunakkan feses dan mencegah sembelit. Dengan terpenuhinya kebutuhan serat, racun dalam sistem pencernaan dapat dikeluarkan dengan lebih efektif, menjaga kesehatan pencernaan secara keseluruhan.
- Menjaga Kesehatan Kulit
Vitamin C dalam sukun juga berperan dalam menjaga kesehatan kulit. Antioksidan yang terkandung dalam sukun membantu melindungi kulit dari radikal bebas, mencegah tanda-tanda penuaan dini seperti kulit kusam, kering, dan munculnya kerutan halus.
- Meningkatkan Energi
Kandungan karbohidrat dan serat dalam sukun memberikan energi yang cukup untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Serat membantu menjaga energi tanpa menambahkan kalori berlebihan, membuat Anda merasa lebih bugar dan berenergi.
- Mencegah Anemia
Sukun mengandung zat besi yang penting dalam produksi sel darah merah yang sehat. Mengonsumsi sukun dapat membantu mencegah anemia dan menjaga kadar hemoglobin dalam darah.
- Mengoptimalkan Pertumbuhan Rambut
Vitamin dan mineral dalam sukun juga bermanfaat untuk kesehatan rambut. Mengonsumsi sukun secara rutin dapat membantu dalam pertumbuhan dan kesehatan rambut, menjadikannya lebih kuat dan bercahaya.
Cara Mengolah Sukun
Selain digoreng, sukun juga bisa diolah dengan berbagai cara, seperti direbus, dipanggang, atau dijadikan tepung untuk bahan masakan lainnya.
Namun, perlu diingat, meski sukun kaya akan manfaat, konsumsilah dalam jumlah yang wajar untuk menghindari efek samping seperti tekanan darah rendah, terutama jika Anda sedang mengonsumsi obat antihipertensi.
Dengan segala manfaatnya, sukun tidak hanya menjadi kudapan lezat, tetapi juga pilihan sehat yang bisa Anda nikmati kapan saja. Cobalah untuk memasukkan sukun dalam menu harian Anda dan rasakan manfaatnya bagi kesehatan tubuh Anda. (*)
Editor : Dwi Puspitarini