KALTIMPOST.ID, Biduran atau urtikaria adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya bentol-bentol merah yang terasa gatal.
Bagi sebagian orang, biduran menjadi masalah yang mengganggu terutama ketika sering kambuh pada malam hari.
Fenomena ini sering membuat penderitanya sulit tidur dan merasa tidak nyaman. Apa sebenarnya yang menyebabkan biduran setiap malam, dan bagaimana cara mengatasinya?
Penyebab Umum Biduran di Malam Hari
Biduran yang kambuh setiap malam bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut beberapa penyebab utamanya:
Alergi pada Lingkungan Kamar
Alergi terhadap debu, tungau, atau bahan sprei dan bantal sering menjadi pemicu utama. Malam hari adalah waktu di mana tubuh bersentuhan lebih lama dengan benda-benda ini. Banyak kasus biduran malam hari dipicu oleh alergi lingkungan, terutama tungau debu rumah.
Perubahan Suhu
Suhu udara yang lebih dingin pada malam hari juga dapat memicu reaksi kulit, terutama pada mereka yang memiliki kulit sensitif.
Konsumsi Makanan Tertentu Sebelum Tidur
Makanan seperti seafood, kacang-kacangan, atau produk olahan susu yang dikonsumsi sebelum tidur bisa memicu alergi yang menyebabkan biduran.
Stres dan Kelelahan
Stres emosional atau kelelahan fisik dapat meningkatkan pelepasan histamin di tubuh, yang memicu reaksi alergi seperti biduran.
Gangguan Tiroid
Pada beberapa kasus, biduran yang sering kambuh dapat menjadi tanda adanya gangguan pada tiroid.
Baca Juga: Bingung Pilih Hampers Akhir Tahun? 6 Ide Unik yang Bikin Berkesan!
Cara Mengatasi Biduran di Malam Hari
Jika Anda sering mengalami biduran di malam hari, berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya:
Hindari Pemicu Alergi
Pastikan kamar Anda bersih dari debu dan tungau. Cuci sprei, bantal, dan selimut secara rutin dengan air panas untuk membunuh alergen.
Gunakan Pakaian yang Nyaman
Pilih pakaian tidur yang longgar dan berbahan katun agar kulit tidak teriritasi.
Atur Suhu Ruangan
Gunakan pengatur suhu atau kipas angin untuk menjaga suhu kamar tetap nyaman dan tidak terlalu dingin.
Konsumsi Antihistamin Sebelum Tidur
Jika biduran sering kambuh, Anda bisa mengonsumsi obat antihistamin setelah berkonsultasi dengan dokter. Obat ini dapat membantu mengurangi gejala gatal dan mencegah kambuhnya biduran.
Kompres Dingin pada Kulit
Kompres bagian kulit yang terkena biduran dengan handuk dingin untuk meredakan rasa gatal dan bengkak.
Perhatikan Pola Makan
Hindari makanan yang menjadi pemicu alergi, terutama sebelum tidur. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui makanan apa saja yang harus dihindari.
Baca Juga: Generasi Strawberry: Potensi Besar atau Masalah Besar bagi Perusahaan?
Meskipun biduran sering kali tidak membahayakan, ada beberapa kondisi yang sebaiknya tidak diabaikan.
Jika Anda mengalami biduran yang berlangsung lebih dari enam minggu tanpa henti, mungkin itu adalah tanda kondisi kronis yang memerlukan perhatian lebih.
Selain itu, jika biduran muncul disertai pembengkakan pada wajah, bibir, atau lidah, atau bahkan Anda merasa sulit bernapas dan pusing, itu bisa menjadi tanda reaksi alergi serius yang memerlukan penanganan segera.
Jangan ragu untuk segera mencari bantuan medis jika gejala-gejala tersebut muncul, karena kondisi ini dapat berpotensi mengancam jiwa jika tidak ditangani dengan baik.
Baca Juga: Gak Perlu Mahal: Rekomendasi Sepatu Lari Lokal untuk Pemula, Bikin Betah Lari Setiap Hari!
Biduran di malam hari memang bisa sangat mengganggu, tetapi jika Anda memahami penyebabnya dan melakukan langkah pencegahan yang tepat, masalah ini dapat diatasi.
Jika biduran tetap tidak membaik atau semakin parah, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter agar kondisi Anda mendapatkan penanganan yang sesuai.
Mulailah perubahan kecil hari ini untuk tidur lebih nyenyak tanpa gangguan biduran! (*)
Dapatkan info dan berita update lain dari Kaltim Post. Gabung/join dengan klik >> Whatsapp Channel
Editor : Dwi Puspitarini