KALTIMPOST.ID, IKN -Dalam upaya memperkuat kesiapan sumber daya manusia menuju Ibu Kota Negara yang sehat dan berdaya saing, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyelenggarakan Workshop Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) di Kantor Kemenko 3, Kawasan Inti Pemerintahan (KIPP) IKN, baru-baru lalu.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 250 pegawai Otorita IKN dan menghadirkan dua dokter spesialis penyakit dalam, yaitu dr. Jumria Tandi dari RSUD Sepaku dan dr. Yusuf Haz dari RSUP Kemenkes.
Baca Juga: Ramai Kabar Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2025, Ini Fakta Aslinya Menurut Taspen & Kemenkeu
Melalui workshop ini, para peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pencegahan penyakit tidak menular, terutama diabetes melitus dan hipertensi, yang menjadi ancaman serius bagi produktivitas pegawai.
Agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari program Cek Kesehatan Gratis yang rutin dilaksanakan Otorita IKN setiap enam bulan sekali. Berdasarkan hasil pemeriksaan terakhir, dari 84 pegawai yang terdiagnosis hipertensi, 52 persen di antaranya berusia di bawah 30 tahun.
Selain itu, sebanyak 66 persen peserta dengan kadar Kolesterol tinggi juga berasal dari kelompok usia muda. Data ini menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran hidup sehat di kalangan generasi muda Otorita IKN.
Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito, menekankan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari tanggung jawab membangun Ibu Kota masa depan.
Baca Juga: Proyek IKN Terkini, Waskita Garap 13 Proyek Bernilai Rp 8,7 T, Total Investasi Capai Rp 225 T
“Kita semua harus sehat karena ke depan beban kerja kita akan semakin tinggi menuju tahun 2028, ketika Nusantara menjadi Ibu Kota Politik Indonesia. Dengan kondisi kerja yang penuh target dan tantangan, kesehatan menjadi kunci agar kita tetap produktif dan pembangunan IKN tidak tertunda,” ujar Suwito.
Melalui kegiatan ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk tidak hanya membangun kota yang hijau dan berkelanjutan, tetapi juga memastikan seluruh umat manusia di dalamnya tumbuh sehat, tangguh, dan siap mewujudkan visi besar Nusantara sebagai kota dunia yang layak huni dan berdaya saing. (*)
Editor : Uways Alqadrie