Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kebiasaan Sederhana Ini Kunci Mengontrol Gula Darah Setelah Makan Malam

Ari Arief • Minggu, 14 Desember 2025 | 18:13 WIB

 

Ilustrasi cek kadar gula darah.
Ilustrasi cek kadar gula darah.

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Kadar gula darah tinggi, atau hiperglikemia, adalah kondisi yang memerlukan perhatian serius. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat memicu berbagai gejala tidak nyaman dan berpotensi menyebabkan komplikasi serius pada organ tubuh, termasuk penyakit kronis seperti diabetes.

Seringkali, lonjakan kadar gula darah terjadi setelah mengonsumsi makan malam. Peningkatan ini menimbulkan risiko kesehatan, terutama bagi individu yang telah didiagnosis diabetes atau mereka yang memiliki kecenderungan terhadap penyakit metabolik.

Ada satu tindakan sederhana yang terbukti efektif membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Tindakan tersebut adalah melakukan aktivitas fisik ringan setelah makan malam, seperti berjalan santai.

Aktivitas fisik membantu tubuh memanfaatkan glukosa sebagai sumber energi, yang pada gilirannya dapat mencegah lonjakan tajam pada kadar gula darah dan membantu menyeimbangkannya.

Baca Juga: Kabar Baik untuk Penderita Diabetes, Nangka dengan Kekuatan Kontrol Gula Darah

Menurut Kaitlin Hippley, seorang ahli diet terdaftar dan pendidik diabetes bersertifikat, berjalan kaki setelah makan malam sangat membantu tubuh mengelola glukosa post-prandial. Ia menjelaskan bahwa kebiasaan ini mendorong otot untuk menggunakan glukosa dari makanan sebagai energi.

“Kebiasaan ringan ini berpotensi meredam kadar glukosa darah yang tinggi di malam hari, mendukung stabilitas glukosa saat tidur, dan meningkatkan kontrol gula darah secara keseluruhan,” tutur Hippley, seperti dikutip Eating Well.
 

Alasan Ilmiah Berjalan Kaki Efektif Mengontrol Gula Darah:

1. Menstabilkan Keseimbangan Gula Darah

Olahraga ringan, seperti jalan kaki, dapat berperan menurunkan gula darah karena dapat meningkatkan sensitivitas insulin setelah makan. Selain itu, aktivitas ini mendorong otot agar menyerap glukosa untuk digunakan sebagai energi. Semakin sensitif sel-sel tubuh terhadap insulin, semakin efisien tubuh dapat mengelola kadar gula darah.

2. Menghindari Peningkatan Gula Darah di Pagi Hari

Baca Juga: Bukan Air Putih Saja, 5 Minuman Ini Bisa Redakan Ngidam Manis Tanpa Tambah Gula

Kadar gula darah yang melonjak tinggi menjelang waktu tidur dapat berlanjut hingga esok pagi, terutama jika makanan malam yang dikonsumsi tinggi lemak. Makanan berlemak diketahui dapat menunda peningkatan gula darah hingga larut malam dan meningkatkan resistensi insulin.

Berjalan kaki setelah makan malam merupakan strategi yang baik untuk menjaga glukosa dalam rentang sehat sebelum tidur. Ketika otot berkontraksi, sel-sel secara otomatis menyerap glukosa dan memanfaatkannya untuk energi, baik dengan atau tanpa ketersediaan insulin.
 
3. Memperkuat Sensitivitas Insulin

Makanan yang mengandung karbohidrat berkualitas, yang berperan menyediakan energi dan serat, akan dipecah menjadi glukosa. Proses ini menyebabkan gula darah naik dan produksi insulin meningkat. Insulin adalah hormon vital yang bertugas memindahkan glukosa dari aliran darah ke sel-sel untuk diolah menjadi energi.

Meskipun peningkatan gula darah setelah makan karbohidrat adalah hal alami, masalah muncul jika sel mengalami resistensi terhadap insulin, yang menyebabkan glukosa menjadi terlalu tinggi. Berjalan kaki setelah makan membantu meningkatkan respons sel terhadap insulin (meningkatkan sensitivitas insulin) dengan memanfaatkan glukosa sisa makan malam.
 
Ini bermanfaat untuk meningkatkan kontrol gula darah baik dalam jangka pendek (pagi hari) maupun jangka panjang (beberapa bulan ke depan).
 
4. Menunjang Kualitas Tidur

Kadar gula darah yang terlalu tinggi sebelum tidur dapat mengganggu istirahat karena memicu keinginan buang air kecil yang berulang.

Mempertahankan tidur malam yang optimal (tujuh hingga sembilan jam) sangat memengaruhi gula darah pagi, karena tidur yang cukup meningkatkan efektivitas tubuh dalam memanfaatkan insulin. Dengan menjaga gula darah tetap sehat sebelum tidur, kualitas tidur  akan meningkat, dan ini berdampak positif pada kadar gula darah pagi hari.
 
"Gula darah yang stabil menjelang tidur dapat membantu Anda mengurangi gangguan tidur yang sering disebabkan oleh fluktuasi kadar glukosa," ungkap Hippley.(*)
Editor : Dwi Puspitarini
#Cek #gula darah #kesehatan #Kadar