Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Waspada "Silent Killer", 10 Tanda Gangguan Ginjal yang Kerap Disepelekan, Apa Saja?

Ari Arief • Selasa, 30 Desember 2025 | 06:00 WIB

Ilustrasi ginjal
Ilustrasi ginjal

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Penyakit ginjal dikenal sebagai ancaman tersembunyi karena sering kali tidak menunjukkan gejala nyata hingga kondisinya memburuk.

Di Indonesia, tren ini mulai bergeser; gangguan ginjal kronis kini tidak hanya mengancam kelompok lanjut usia, tetapi juga semakin sering ditemukan pada usia produktif.

Pola hidup yang tidak sehat, seperti ketergantungan pada makanan instan, konsumsi minuman berenergi secara berlebihan, dan kurang minum air putih, menjadi beban berat bagi ginjal generasi muda.

Baca Juga: Musim Hujan Datang? Perhatikan 7 Bagian Rumah Ini Biar Tetap Aman & Nyaman

Bagi individu dengan riwayat diabetes atau tekanan darah tinggi, melakukan cek medis tahunan adalah langkah wajib untuk mendeteksi risiko lebih dini.

Berdasarkan informasi dari National Kidney Foundation, berikut adalah 10 tanda peringatan gangguan ginjal yang harus diwaspadai:

Gejala yang Memengaruhi Kondisi Tubuh secara Umum

Kelelahan Ekstrem dan Hilang Fokus: Penurunan fungsi ginjal memicu penumpukan racun dalam darah (uremia), yang membuat tubuh cepat lemas. Kondisi ini sering dibarengi anemia, sehingga suplai oksigen ke otak berkurang dan konsentrasi terganggu.

Baca Juga: Lima Buah Rahasia Umur Panjang Ala Ahli Gizi Jepang, Fokus pada Apel, Sitrus, dan Kesemek

Kualitas Tidur Menurun: Jika ginjal gagal menyaring darah dengan baik, racun akan menetap di tubuh dan mengganggu siklus tidur. Penderita gangguan ginjal juga lebih rentan mengalami sleep apnea (henti napas saat tidur).

Kulit Gatal dan Kering: Ginjal berperan menjaga keseimbangan mineral darah. Saat fungsi ini terganggu, keseimbangan nutrisi hilang, yang dampaknya sering muncul berupa kulit kering dan rasa gatal yang hebat.

Penurunan Nafsu Makan: Penumpukan zat sisa di tubuh akibat ginjal yang tidak sehat dapat memicu hilangnya selera makan secara drastis, yang berujung pada penurunan berat badan yang tidak sehat.

Baca Juga: Jamu Kunyit Asem: Minuman Tradisional dengan Bukti Ilmiah untuk Kesehatan Lambung, Haid, dan Kulit

Kram Otot yang Sering Muncul: Gangguan ginjal mengacaukan kadar elektrolit tubuh, seperti kalsium dan fosfor. Ketidakseimbangan ini sering kali memicu kontraksi otot atau kram yang menyakitkan.

Perubahan pada Urine dan Area Tubuh Lainnya

Baca Juga: Ancaman Tersembunyi, 5 Makanan yang Mempercepat Penurunan Fungsi Ginjal

Peningkatan Frekuensi Berkemih: Kerusakan pada unit penyaring ginjal membuat keinginan untuk buang air kecil meningkat, terutama saat malam hari.

Urine Mengandung Darah: Ginjal yang rusak memungkinkan sel darah merah "bocor" ke dalam urine. Selain gagal ginjal, ini juga bisa menjadi indikasi adanya infeksi, batu ginjal, atau tumor.

Urine Berbusa: Adanya busa yang sulit hilang menunjukkan protein (albumin) terbuang ke urine. Tekstur busa ini sering kali mirip dengan busa pada kocokan telur.

Mata Bengkak secara Terus-menerus: Pembengkakan di area sekitar mata terjadi ketika ginjal membuang terlalu banyak protein ke dalam urine, alih-alih mengalirkannya ke seluruh tubuh.

Baca Juga: Terlalu Lama Main Gadget Bisa Ganggu Kesehatan Mental? Ini Penjelasan Himpsi Kaltim

Bengkak pada Kaki dan Pergelangan: Kegagalan ginjal dalam membuang garam berlebih mengakibatkan penumpukan cairan (retensi natrium).

Hal ini memicu pembengkakan pada bagian bawah tubuh seperti kaki dan pergelangan kaki.(*)

Editor : Dwi Puspitarini
#gangguan ginjal #silent killer #ginjal #kronis #tanda #peringatan