K
KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Kadar kolesterol yang melonjak sering kali menjadi gerbang pembuka bagi penyakit mematikan, mulai dari hipertensi hingga serangan stroke.
Meski terdengar menakutkan, kondisi ini sebenarnya bisa dikendalikan melalui modifikasi gaya hidup dan pengaturan pola makan yang disiplin.
Selain rutin melakukan pemeriksaan medis, Anda bisa mencoba beberapa langkah alami berikut untuk menjaga profil lemak tubuh tetap seimbang.
Konsumsi Lemak Sehat (Minyak Zaitun, Kacang-kacangan)
Mengganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh tunggal adalah kunci untuk memangkas kolesterol jahat (LDL) tanpa mengganggu kolesterol baik (HDL).
Anda bisa mendapatkan asupan ini dari minyak zaitun, minyak canola, alpukat, serta kacang-kacangan seperti almond dan mete.
Baca Juga: Panduan Gizi Jantung Sehat, Memilih Ikan Terbaik untuk Mengendalikan Kolesterol Tinggi, Apa Saja?
Khasiat Antioksidan Teh Hijau
Teh hijau kaya akan katekin, senyawa antioksidan yang terbukti mampu menghambat penyerapan kolesterol di usus.
Sebuah studi pada 2015 menunjukkan bahwa pemberian ekstrak katekin pada subjek uji dengan diet tinggi lemak mampu menurunkan kadar LDL hingga 14,4% sampai 30,4% dalam waktu 56 hari.
Walaupun hasil pada hewan ini sangat positif, penerapan pada manusia masih memerlukan observasi lebih lanjut.
Berhenti Merokok Sekarang Juga
Bukan nikotin, melainkan kandungan TAR dalam tembakau yang menjadi musuh utama pembuluh darah.
TAR merusak cara tubuh mengelola kolesterol dan memicu penumpukan plak di arteri.
Dengan berhenti merokok, sistem metabolisme lemak tubuh akan berangsur membaik secara alami.
Baca Juga: Waspada! Di Balik Segarnya Sayur dan Buah, Ada Ancaman Mikroplastik yang Mengintai
Pangkas Konsumsi Gorengan (Lemak Trans)
Lemak trans yang sering ditemukan dalam gorengan adalah "racun" bagi jantung. Zat ini tidak hanya menaikkan kolesterol total tetapi juga menggerus kadar kolesterol baik hingga 20%.
Riset global memperkirakan lemak trans memicu sekitar 8% kematian akibat jantung di seluruh dunia. Membatasi asupan ini dapat menurunkan risiko kematian dini secara signifikan.
Manajemen Stres yang Baik
Stres yang tidak terkelola dapat memengaruhi keseimbangan hormon yang berdampak pada kadar kolesterol.
Cobalah metode relaksasi seperti yoga atau meditasi untuk menenangkan pikiran.
Jangan ragu berkonsultasi dengan profesional jika tekanan mental terasa sulit diatasi sendiri.
Baca Juga: Diam-Diam Menumpuk Lemak Darah, Ini 7 Makanan yang Harus Dijauhi jika Tak Ingin Jantung Bermasalah
Perbanyak Serat, Buah, dan Sayur
Serat larut bertindak seperti "sapu" yang mengikat kolesterol di saluran pencernaan. Penelitian membuktikan konsumsi 3 gram serat larut setiap hari selama 3 bulan dapat menurunkan LDL hingga 18%.
Pastikan piring makan Anda selalu didominasi sayur, buah, dan protein berkualitas daripada sekadar tumpukan karbohidrat.
Aktif Bergerak dan Olahraga Rutin
Aktivitas fisik adalah cara efektif membakar lemak darah. Latihan beban atau aerobik yang dilakukan selama 12 minggu terbukti efektif menurunkan oksidasi kolesterol jahat, terutama pada orang dengan berat badan berlebih.
Targetkan olahraga minimal 30 menit sehari selama 5 hari dalam seminggu untuk hasil maksimal.(*)
Editor : Dwi Puspitarini