Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Aduh Pinggul Saya Sakit! Masih Sering Taruh Dompet di Saku Belakang? Ini Dampaknya pada Kesehatan Tubuh

Dwi Puspitarini • Sabtu, 11 Juli 2026 | 06:09 WIB
Ilustrasi. Menyimpan dompet di saku belakang ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan tubuh.
Ilustrasi. Menyimpan dompet di saku belakang ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

 

KALTIMPOST.ID - Menyimpan dompet di saku belakang celana memang terasa praktis, tetapi kebiasaan tersebut dapat berdampak pada kesehatan tubuh jika dompet tetap berada di sana saat seseorang duduk.

Posisi duduk yang tidak seimbang akibat dompet yang mengganjal salah satu sisi bokong dapat memengaruhi postur tubuh, meningkatkan tekanan pada punggung dan pinggul, serta berisiko mengiritasi saraf skiatik.

Karena itu, para ahli menyarankan agar dompet dikeluarkan dari saku belakang sebelum duduk dalam waktu lama.

Dompet di Saku Belakang Dapat Mengganggu Postur Tubuh

Banyak orang tidak menyadari bahwa duduk di atas dompet dapat mengubah posisi tubuh secara perlahan. Ketika salah satu sisi bokong menjadi lebih tinggi karena terganjal dompet, tubuh akan berusaha menyesuaikan keseimbangannya. Penyesuaian tersebut membuat panggul, tulang belakang bagian bawah, hingga leher ikut berubah posisi agar tubuh tetap tegak.

Perubahan postur yang terjadi secara berulang dapat memberikan tekanan tambahan pada otot dan persendian. Akibatnya, seseorang lebih mudah mengalami pegal, kaku, atau nyeri, terutama setelah duduk dalam waktu yang cukup lama, seperti saat bekerja di kantor, menyetir, atau bepergian.

Selain itu, posisi duduk yang tidak simetris juga dapat membuat panggul menjadi miring. Kondisi tersebut menyebabkan tulang belakang harus menyesuaikan bentuk lengkungannya agar kepala tetap berada dalam posisi seimbang. Jika terus berlangsung, keseimbangan tubuh dapat terganggu dan beban pada punggung bawah maupun pinggul menjadi semakin besar.

Risiko Nyeri hingga Gangguan Saraf Perlu Diwaspadai

Dampak dari kebiasaan duduk di atas dompet tidak hanya sebatas gangguan postur. Tekanan yang terus-menerus juga dapat memengaruhi jaringan otot dan saraf di sekitar bokong.

Salah satu risiko yang perlu diwaspadai adalah iritasi pada saraf skiatik, yaitu saraf terpanjang di tubuh yang membentang dari punggung bawah hingga ke kaki. Dompet yang cukup tebal dapat memberikan tekanan pada area tersebut sehingga memicu berbagai keluhan.

Beberapa gejala yang dapat muncul antara lain:

·         Nyeri pada punggung bawah dan pinggul.

·         Rasa sakit yang menjalar dari bokong hingga paha atau betis.

·         Kesemutan pada kaki.

·         Rasa kebas pada sebagian tungkai.

·         Otot terasa cepat lelah setelah duduk dalam waktu lama.

Untuk mengurangi risiko tersebut, kebiasaan sederhana dapat mulai diterapkan. Jika harus membawa dompet di saku celana, sebaiknya keluarkan terlebih dahulu sebelum duduk, terutama saat bekerja, menyetir, menghadiri rapat, atau melakukan perjalanan jauh. Langkah ini membantu menjaga posisi bokong tetap seimbang sehingga tekanan pada panggul dan tulang belakang dapat diminimalkan.

Selain itu, menggunakan dompet yang lebih tipis atau menyimpannya di saku depan maupun tas juga bisa menjadi pilihan yang lebih aman. Kebiasaan kecil ini dapat membantu menjaga postur tubuh tetap baik sekaligus mengurangi risiko munculnya nyeri punggung, gangguan pada pinggul, maupun iritasi saraf akibat tekanan yang terjadi secara terus-menerus.***

Editor : Dwi Puspitarini
#dompet di saku belakang #nyeri punggung #nyeri pinggul #kesehatan tulang belakang #Postur Tubuh