KALTIMPOST.ID, Selama ini, serangan jantung kerap dianggap sebagai penyakit yang hanya mengancam orang lanjut usia. Namun, anggapan itu perlahan mulai terpatahkan.
Dalam beberapa tahun terakhir, kasus serangan jantung pada kelompok usia muda terus menjadi perhatian.
Sebab, serangan jantung semakin banyak terjadi pada mereka yang bahkan belum genap berusia 40 tahun.
Serangan jantung adalah keadaan darurat medis yang terjadi ketika aliran darah yang mengantarkan oksigen ke otot jantung tiba-tiba berkurang atau terhenti akibat penyumbatan pada pembuluh darah koroner.
Penyumbatan ini umumnya dipicu oleh pecahnya plak yang terbentuk dari penumpukan kolesterol, lemak, dan zat lainnya di dinding pembuluh darah.
Baca Juga: 6 Makanan Pencegah Pikun: Sayuran Ini Selalu Dijumpai di Pasar, ternyata Ampuh Lawan Kerusakan Otak
Akibatnya, bagian otot jantung yang tidak lagi mendapatkan pasokan oksigen dapat mengalami kerusakan, bahkan mati.
Tanpa penanganan yang cepat dan tepat, serangan jantung berisiko menimbulkan komplikasi serius.
Mulai dari kerusakan permanen pada otot jantung, gangguan irama jantung, gagal jantung, hingga henti jantung yang dapat berujung pada kematian.
Lantas apa saja faktor yang menyebabkan serangan jantung di usia muda dan bagaimana cara mencegahnya?
Faktor Pemicu Serangan Jantung
1. Perokok Berat
Nikotin menyebabkan penyempitan dan kerusakan dinding pembuluh darah serta mempercepat terbentuknya plak aterosklerosis.
2. Konsumsi Junk Food Tinggi Lemak Jenuh
Kolesterol jahat (LDL) menumpuk di dinding arteri dan membentuk plak.
Kondisi ini menyebabkan arteri menyempit perlahan tanpa gejala hingga akhirnya tersumbat.
Baca Juga: Jangan Tunggu Mekar! Kapan Waktu Ideal Mengganti Sikat Gigi? Ini Penjelasan Gamblang Dokter Gigi
3. Stres Kronis
Kortisol dan adrenalin yang tinggi secara terus-menerus menyebabkan tekanan darah meningkat serta memicu inflamasi atau peradangan kronis pada pembuluh darah.
4. Sedentary Lifestyle alias Mager
Menurunkan kolesterol baik (HDL), meningkatkan trigliserida, serta menurunkan sensitivitas insulin yang merupakan faktor risiko penyakit jantung.
5. Tidur Larut Malam dan Kualitas Tidur Tidak Optimal
Gangguan ritme sirkadian. Tekanan darah tidak turun pada malam hari (non-dipping), sehingga risiko penyumbatan pembuluh darah meningkat.
Cara Mencegah Serangan Jantung di Usia Muda
1. Berhenti Merokok
Tidak ada batas aman. Satu batang pun dapat merusak pembuluh darah.
2. Terapkan Pola Makan Sehat
Perbanyak makanan tinggi protein, tinggi serat, dan rendah garam. Batasi makanan olahan serta makanan tinggi lemak jenuh.
Baca Juga: Lidah Gatal setelah Makan Nanas? Ternyata Ini Biang Keroknya, Simak Cara Mudah untuk Mengatasi
3. Aktif Bergerak
Lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari, sebanyak 5 hari dalam seminggu.
4. Tidur Cukup
Tidur sebelum pukul 22.00 dengan durasi 7–9 jam setiap malam.
5. Manfaatkan Layanan Kesehatan
Daftar CKG dan Prolanis di Puskesmas untuk deteksi dini serta kontrol kolesterol secara rutin.
Layanan Kesehatan Gratis
1. Cek Kesehatan Gratis (CKG)
Cek tekanan darah, gula darah, dan kolesterol gratis di Puskesmas satu kali setahun untuk seluruh masyarakat.
2. Prolanis
Pengelolaan hipertensi dan diabetes oleh BPJS Kesehatan. Kontrol rutin bulanan, obat gratis, serta edukasi kesehatan di Puskesmas.
3. Integrasi Layanan Primer
Layanan terintegrasi untuk semua siklus usia, mulai dari bayi hingga lansia, didukung oleh tim lengkap yang terdiri atas dokter, perawat, tenaga gizi, dan analis laboratorium Puskesmas. (*)
Editor : AlmasrifahSumber : Dinas Kesehatan Balikpapan