Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kasus Covid-19 di China Melonjak Drastis, Tembus 79 Ribu Kasus Selama Juni

Ari Arief • Kamis, 16 Juli 2026 | 16:30 WIB
Ilustrasi virus corona.(getty images)
Ilustrasi virus corona.(getty images)

 

KALTIMPOST.ID,BEIJING–Kasus penularan Covid-19 di China dilaporkan kembali mengalami lonjakan signifikan sepanjang Juni 2026. Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Chinese Center for Disease Control and Prevention (China CDC), negara Tirai Bambu tersebut mencatat sebanyak 79.000 kasus terkonfirmasi dalam satu bulan terakhir.

Selain lonjakan kasus positif, China CDC juga melaporkan adanya 130 pasien yang mengalami gejala berat. Dari total gelombang kasus di bulan Juni tersebut, tercatat satu pasien dinyatakan meninggal dunia akibat komplikasi yang berkaitan dengan Covid-19.

Baca Juga: Mitsubishi New Xforce HEV Resmi Meluncur di Indonesia, SUV Hybrid dengan Teknologi Generasi Kedua Dibanderol Mulai Rp388 Juta

Melansir pemberitaan China Daily, grafik penularan pada Juni ini menunjukkan kenaikan yang cukup tajam jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Sebagai perbandingan, pada Mei lalu China hanya mencatat sekitar 21.861 kasus, sementara pada April berada di angka 23.477 kasus.

Pihak China CDC mengonfirmasi bahwa tren penularan Covid-19 di negara tersebut saat ini memang sedang bergerak naik. Kendati grafik penularan meroket, otoritas kesehatan China memastikan bahwa seluruh kasus yang terdeteksi sepanjang Juni masih didominasi oleh varian Omicron.

Baca Juga: Harga TBS Sawit Kaltim Naik Lagi, Tembus Rp 3.477 per Kg untuk Tanaman Produktif

Hingga saat ini, tim medis dan otoritas kesehatan setempat menyatakan belum menemukan adanya bukti otentik terkait munculnya varian baru dari virus SARS-CoV-2.

Meskipun lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa bulan terakhir terbilang masif, para ahli menegaskan belum ada indikasi bahwa peningkatan ini dipicu oleh kemunculan strain atau mutasi virus baru. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap tren kenaikan tersebut.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
COVID-19 melonjak china