KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Keguguran menjadi salah satu risiko kesehatan yang dialami sekitar 10 hingga 20 persen perempuan di awal masa kehamilan (sebelum usia 20 minggu). Kondisi yang ditandai dengan perdarahan, kram perut intens, serta keluarnya jaringan dari vagina ini membutuhkan proses pemulihan hingga rahim benar-benar bersih dan sehat kembali.
Penyebab keguguran umumnya terjadi akibat perkembangan janin yang tidak optimal, maupun kondisi medis ibu seperti infeksi atau diabetes gestasional yang tidak terkontrol.
Praktisi kesehatan dr. Dyah Novita Anggraini menjelaskan bahwa proses pemulihan rahim yang bersih pascakeguguran—baik secara alami maupun tindakan kuretase—dapat dikenali melalui sejumlah indikator klinis dan fisik.
Berikut sembilan ciri utama rahim telah bersih dan pulih pascagejala keguguran:
1. Berhentinya Perdarahan dan Flek
"Tidak ada flek kecokelatan yang keluar dari vagina menjadi ciri rahim bersih dari keguguran," ungkap dr. Dyah. Perdarahan umumnya mereda dalam kurun dua minggu.
Catatan Medis: Jika pasien harus mengganti pembalut lebih dari dua kali dalam sejam selama dua jam berturut-turut, hal itu mengindikasikan risiko infeksi atau sisa jaringan yang belum tuntas sehingga memerlukan penanganan medis atau tindakan kuretase.
2. Hilangnya Kram Perut dan Kontraksi
Kram hebat terjadi saat rahim berkontraksi mengeluarkan jaringan kehamilan. Seiring beresihnya rahim, kontraksi akan berhenti dan kram memudar dalam kurun beberapa minggu.
3. Tidak Ada Lagi Jaringan yang Keluar
Berhentinya kontraksi dan flek menandakan seluruh sisa jaringan kehamilan telah keluar secara penuh dari rahim.
4. Siklus Menstruasi Kembali Normal
Siklus haid biasanya berulang dalam kurun 4–8 minggu setelah keguguran. Kembalinya siklus reguler menandakan fungsi rahim telah pulih. Pasangan disarankan menunda hubungan suami istri hingga seluruh gejala fisik membaik.
5. Gejala Mual (Morning Sickness) Mereda
Penurunan hormon kehamilan secara berangsur membuat rasa mual dan muntah mereda hingga hilang sepenuhnya.
6. Suhu Tubuh Normal (Bebas Infeksi Septik)
Keguguran yang memicu infeksi (keguguran septik) kerap ditandai dengan demam, menggigil, dan nyeri perut. Suhu tubuh yang stabil menandakan tubuh telah bebas dari infeksi medis.
7. Keputihan Kembali Normal
Tidak adanya cairan keputihan berbau busuk menjadi indikator pemulihan rahim bebas dari bakteri komplikasi.
8. Nyeri dan Pembengkakan Payudara Berkurang
Penurunan kadar hormon kehamilan membuat payudara tidak lagi terasa sensitif atau membengkak seperti pada awal kehamilan.
9. Konfirmasi USG dan Kadar Hormon hCG Rendah
dr. Dyah menekankan bahwa pemastian utama rahim bersih diuji melalui tes medis. "Selain melihat tanda fisik, rahim yang bersih dan sehat dipastikan lewat pemeriksaan USG perut," tegasnya.
Pemeriksaan tes kehamilan ulangan juga diperlukan untuk memastikan kadar hormon human chorionic gonadotropin (hCG) telah kembali ke angka nol atau sangat rendah.(*)
Editor : Thomas Priyandoko