KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Kopi kemasan dalam bentuk botol, kaleng, sachet, hingga kotak kini menjadi pilihan praktis masyarakat. Kendati demikian, konsumsi minuman olahan ini secara berlebihan dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan tubuh.
Berdasarkan data kesehatan yang dihimpun dari Halodoc dan Hello Sehat, terdapat 13 risiko kesehatan yang mengintai apabila masyarakat terlalu sering mengonsumsi kopi kemasan:
-
Meningkatkan Asupan Gula: Kandungan pemanis di dalamnya berpotensi melebihi batas konsumsi gula harian.
-
Risiko Berat Badan Berlebih: Tambahan kalori dari gula berkontribusi pada penumpukan lemak tubuh.
-
Mengganggu Kualitas Tidur: Asupan kafein di malam hari membuat seseorang mengalami kesulitan tidur.
-
Jantung Berdebar: Konsumsi kafein berlebih memicu efek sensitif pada detak jantung.
-
Meningkatkan Rasa Cemas: Gelisah berlebihan sering dialami individu yang sensitif terhadap dosis tinggi kafein.
-
Memicu Sakit Kepala: Perubahan pola konsumsi kafein secara mendadak berpotensi menimbulkan pusing.
-
Gangguan Pencernaan: Kandungan asam dan kafein merangsang produksi asam lambung berlebih.
-
Efek Diuretik: Keinginan buang air kecil meningkat akibat stimulasi sifat diuretik ringan.
-
Lonjakan Gula Darah: Pemanis buatan atau gula tambahan langsung memengaruhi kadar gula darah usai dikonsumsi.
-
Kerusakan Gigi: Residu gula memicu pertumbuhan bakteri merusak pada lapisan email gigi.
-
Ketergantungan Kafein: Penghentian asupan secara mendadak bagi pengonsumsi rutin memicu gejala lelah dan pusing.
-
Lonjakan Tekanan Darah: Kafein dapat memicu kenaikan tekanan darah sementara.
-
Meningkatnya Pola Makan Buruk: Kecenderungan memilih minuman manis menggeser kebiasaan mengonsumsi air putih.
Mengingat setiap produk kopi kemasan memiliki takaran gula dan kafein yang bervariasi, masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa label informasi nilai gizi sebelum mengonsumsinya serta membatasi asupan harian sesuai kebutuhan tubuh.(*)
Editor : Thomas Priyandoko