KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Asupan makanan yang dikonsumsi pada malam hari terbukti memengaruhi cara tubuh merespons stres. Menu bernutrisi tinggi seperti makanan kaya magnesium, serat, dan lemak omega-3 dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks sebelum beristirahat.
Stres diketahui dapat menguras kadar magnesium di dalam tubuh, sehingga memicu gangguan tidur dan memperparah kecemasan. Berdasarkan laporan Verywell Health, rutin mengonsumsi makanan kaya magnesium seperti buah alpukat dapat membantu tubuh mengelola stres dengan jauh lebih baik.
Baca Juga: Dikabarkan Meninggal Dunia, Kim Jong Un Tampil Tinjau Pameran Pakaian Nasional 2026
Selain kaya magnesium, alpukat juga mengandung serat tinggi yang mampu mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Efek ini bermanfaat untuk mencegah kebiasaan makan berlebihan akibat stres, didukung nutrisi penting lain seperti kalium, lemak sehat, vitamin C, dan vitamin B6.
Asupan sayuran juga sangat dianjurkan untuk menurunkan peradangan tubuh berkat kandungan seratnya. Berbagai penelitian membuktikan bahwa pola makan tinggi serat efektif menurunkan risiko stres, gangguan kecemasan, hingga depresi.
Baca Juga: Eropa Bergolak Akibat Krisis Biaya Hidup, Pemerintah Pantau Keselamatan WNI
Sayuran hijau khususnya menjadi sumber folat dan magnesium yang sangat melimpah untuk membantu mengendurkan otot serta sistem saraf. Konsumsi aneka sayuran dengan variasi warna berbeda turut menyumbang vitamin A dan C yang berdampak positif terhadap kestabilan suasana hati.
Kelompok buah-buahan seperti aneka beri dan sitrus turut melengkapi kebutuhan nutrisi malam hari. Kandungan vitamin C pada buah-buahan tersebut berperan aktif dalam mengatur kadar hormon kortisol atau hormon stres di dalam tubuh.
Baca Juga: Eropa Bergolak Akibat Krisis Biaya Hidup, Pemerintah Pantau Keselamatan WNI
Buah pisang turut direkomendasikan sebagai menu malam karena menyajikan nutrisi lengkap. Di dalam pisang terkandung karbohidrat kompleks, kalium, serta magnesium yang bermanfaat menenangkan sistem tubuh.
Kebutuhan protein tanpa lemak seperti ikan, ayam, kalkun, dan telur juga penting dipenuhi guna memproduksi asam amino pembentuk hormon serta neurotransmiter. Khusus ayam, kalkun, dan telur, kandungan vitamin B di dalamnya berfungsi efektif menjaga fungsi otak dan meredakan tekanan stres.
Baca Juga: Niat Jalan-Jalan ke Balikpapan, Dua Pria Samarinda Malah Mengamen untuk Beli Sabu-Sabu
Sebaliknya, masyarakat diimbau untuk membatasi atau menghindari sejumlah asupan tertentu sebelum waktu tidur. Konsumsi alkohol, kafein, makanan olahan tinggi, makanan tinggi lemak jenuh, serta asupan berpemanis sebaiknya dijauhi agar kualitas istirahat tetap optimal.(*)
Editor : Thomas Priyandoko