Pengunduran diri ini dilakukan sesaat setelah mendampingi pendaftaran pasangan calon Frederick Edwin dan Nanang Adriani (FENA) di KPU Kubar.
Kesehatan yang belakangan sering menurun dan beban moral, selain itu FX Yapan ingin fokus pada tugas sebagai Bupati menjadi alasannya mundur.
Keputusan bupati Kutai Barat ini sontak mengagetkan banyak pihak, dari tokoh partai hingga simpatisan akar rumput.
Salah satu tokoh Kubar, Yahya Marthan, menilai keputusan bupati Kubar tersebut patut untuk dihormati dan dihargai bersama.
"Beliau sebagai salah seorang tokoh Kubar patut kita hargai dan hormati keputusannya mundur, dengan pertimbangan yang dapat dipahami semua pihak,” ucapnya kepada Kaltimpost.ID, Sabtu (31/8).
Menurut Marthan, FX Yapan memiliki hak pribadi untuk mundur dari ketua DPC PDIP dengan pertimbangan kesehatan dan tanggung jawab yang diembannya sebagai bupati Kubar.
“Alasan kesehatan dan lebih fokus menyelesaikan tugas dan tanggungjawab sebagai Bupati, mengingat masa tugas beliau akan berakhir diperkirakan Februari 2025," ungkap Marthan.
Marthan melanjutkan, FX Yapan juga merupakan salah satu tokoh atau pejabat perintis beroperasinya Pemerintah Kabupaten Kutai Bara sejak menjadi daerah otonom.
"FX Yapan salah seorang anggota DPRD Kubar pertama dari PDIP,sejak Kubar dimekarkan dari Kutai Kartanegara," lanjutnya.
Ia mengatakan, FX Yapan telah banyak mengabdi untuk Kubar, dari sebagai anggota DPRD ketua Komisi A, Ketua DPRD selama 3 periode, hingga menjabat bupati Kubar dua periode.
Mantan sekretaris daerah Kabupaten Kutai Barat itu mengutarakan, sangat banyak sumbangsih FX Yapan untuk kemajuan Kota Beradat.
Baik dalam bentuk pemikiran dan kebijakan di bidang pemerintahan, pembangunan, sosial budaya, politik, ekonomi, dan keamanan, maupun sosial kemasyarakatan.
Atas jasa-jasa tersebut, Marthan lantas menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada FX Yapan.
"Sebagai warga Kubar, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas jasa pengabdiannya hingga hari ini,” ujar mantan anggota DPRD Kubar periode 2019-2024 tersebut.
Ia juga memdoakan agar FX Yapan mampu menyelesaikan tanggung jawabnya sebagai bupati Kubar hingga akhir jabatan Februari 2025 nanti.
“Kiranya Tuhan selalu menyertai beliau sebagai Bupati menuntaskan program pembangunan bersama Wakil Bupati hingga berakhirnya masa jabatan," tutup. (*/ard)
Editor : Almasrifah