Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

PPDI Kutai Barat Ungkap Harapan Besar di HUT Disabilitas Internasional 2024

Sunardi Kaltim Post • Senin, 30 Desember 2024 | 08:00 WIB

 

 

 

Pengurus DPC PPDI dan NPCI Kutai Barat bersama Kadispora Kubar berkolaborasi untuk pemberdayaan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) penyandang disabilitas.
Pengurus DPC PPDI dan NPCI Kutai Barat bersama Kadispora Kubar berkolaborasi untuk pemberdayaan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) penyandang disabilitas.

 

KALTIMPOST.ID, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) dan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Kutai Barat menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Hari Disabilitas Internasional 2024.

Acara ini berlangsung di Sekretariat NPCI Kutai Barat, Busur RT 10, Kelurahan Barong Tongkok, pada Minggu (29/12/2024), dan ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kutai Barat.

Ketua DPC PPDI Kutai Barat, Fidelis Nyongka, menjelaskan bahwa PPDI banyak berinteraksi dengan Dinas Sosial untuk pemberdayaan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) penyandang disabilitas.

"PPDI ini lebih ke arah pemberdayaan atau pengembangan SDM," ungkap Fidelis Nyongka.

 Baca Juga: Momen Akhir Pekan, Taman 'SIMBAU' Jadi Pilihan Warga Kubar Bersantai dan Berolahraga

Ia juga menambahkan bahwa organisasi PPDI di Kutai Barat telah berjalan selama lima tahun.

Namun, pihaknya terus mendorong pemerintah daerah untuk segera menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas.

"Sampai sekarang, kami berharap dan mendesak adanya Perda perlindungan dan pemenuhan hak disabilitas," tegasnya.

Fidelis menekankan pentingnya Perda tersebut karena sudah ada dasar hukum berupa Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 dan Perda Kalimantan Timur Nomor 1 Tahun 2018.

Dalam aturan tersebut, terdapat 22 hak penyandang disabilitas yang wajib dipenuhi oleh negara, termasuk hak di bidang olahraga, seperti pengembangan dan pembinaan yang setara.

 Baca Juga: Hasil Tes P3K Kabupaten Kutai Barat Tunggu Pengumuman BKN

"Turunannya berupa Perda Kabupaten belum ada, dan itu yang kami desak agar segera diwujudkan," ujarnya. Dengan adanya Perda, organisasi perangkat daerah (OPD) tidak akan ragu untuk mengalokasikan anggaran bagi program PPDI. "Karena akan ada payung hukumnya," tambahnya.

Dalam dua tahun terakhir, anggota PPDI Kutai Barat yang memiliki talenta di bidang olahraga mencapai sekitar 20 orang.

Mereka telah bergabung dalam NPCI Kutai Barat dan berhasil mencatatkan prestasi gemilang di ajang Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) IV Kalimantan Timur yang digelar di Balikpapan pada 15-20 November 2023.

Pada kompetisi tersebut, kontingen Kutai Barat berhasil menempati peringkat keenam dengan raihan 10 medali emas, 8 medali perak, dan 5 medali perunggu.

 Baca Juga: Makin Meresahkan, Terparkir Rapi di Depan Rumah, Motor Warga Kubar Raib Digondol Maling

Prestasi ini menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas di Kutai Barat memiliki potensi besar yang patut mendapatkan perhatian dan dukungan.

Dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional 2024 ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya hak-hak penyandang disabilitas terus meningkat, sekaligus mendorong terbitnya kebijakan yang mendukung pemberdayaan mereka di berbagai bidang. (*)

Editor : Dwi Puspitarini
#HUT Disabilitas 2024 #PPDI Kutai Barat #hari disabilitas internasional