KALTIMPOST. ID, SENDAWAR - Pasar Jaras merupakan pasar tradisional di Kelurahan Barong Tongkok, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar).
Pasar tersebut beroperasi setiap hari dari pukul 03.00 Wita hingga menjelang siang sekitar pukul 10.00 Wita. Pasar yang berjuluk pasar paginya Kubar ini membutuhkan penambahan fasilitas parkir dan jalan yang lebih lebar di area pasar.
"Akses jalannya sempit sehingga kebanyakan pengunjung parkirnya jauh," ujar Lita, saat ditemui berbelanja di Pasar Jaras, Selasa ( 8/4/2025).
Menurutnya, bila memungkinkan jalannya di perlebar sehingga pengunjung bisa lebih nyaman. Selain itu, mungkin juga bisa di bangun tempat parkir karena saat ini belum ada tempat parkir khusus.
Hal senada diungkap Sutrisno, salah satu pedagang yang menyewa lapak di Pasar Jaras. Menurutnya, akses jalan memang cukup sempit, sehingga kadang-kadang jika ada pedagang yang bongkar dagangannya dan parkir di akses jalan tersebut pengguna jalan lainnya tidak bisa lewat.
"Ya cukup sempit jalannya, semoga kedepan bisa diperlebar, " tandasnya. Untuk diketahui, Pasar Jaras disebut pasar pagi Kubar sebab beroperasi hanya dari dini hari hingga menjelang siang hari.
Pasar tradisional Jaras menjadi sentra kulakan berbagai kebutuhan masyarakat seperti aneka sayuran, ikan, ayam, daging hingga sembako. Termasuk para pedagang pengecer di kampung-kampung, para pedagang membeli sayur-mayur, ikan dan lainnya untuk dijual Kembali.
Hal tersebut karena sayur dan daging atau ikan yang masih segar, serta harganya relatif lebih murah sehingga bisa dijual kembali. Dari pantauan Kaltimpost.id, aktivitas di Pasar Jaras tampak mulai ramai sejak pukul 03.00 Wita, keramaian ini berangsur-angsur sepi jika sudah menjelang siang.
Walaupun letaknya berada di pinggir Kelurahan Barong Tongkok, namun pasar yang dibangun pada masa Bupati Ismael Thomas itu tetap ramai dikunjungi. (*)
editor: sukri sikki
Editor : Sukri Sikki