KALTIMPOST.ID-Overlay aspal jalan Trans Kalimantan di kawasan bundaran lampu merah Kelurahan Simpang Raya, Kutai Barat (Kubar) kembali jadi sorotan masyarakat. Pasalnya belum setahun pengerjaannya kini jalan tersebut kembali berlubang-lubang.
Keluh kesah masyarakat bermunculan tak sedikit masyarakat menuding pekerjaan yang dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim itu asal-asalan.
“Asal kerja saja, masa overlay belum setahun sudah pada rontok. Kok hasil kerjaannya terkesan asal-asalan. Kalau seperti itu, kondisi jalan Trans Kalimantan ya tetap saja seperti kondisi sekarang,” ungkap Jumadi, warga Kubar, Kamis (01/5).
“Coba kalau perbaikan itu kontraktornya yang baik kualitas kerjaannya jangan asal terlihat aspal saja,” sambungnya.
Hal senada diungkap warga lainnya yang kesal menilai pengerjaan overlay jalan tersebut tidak serius.
“Terkesan tidak serius. Coba kalau tidak mampu downgrade status jalan ini. Biar kewenangannya ada di kabupaten. Apalagi jalan ini masuk kawasan Kutai Barat. Ini serba salah kabupaten mau perbaiki status jalan nasional. Harapannya ke pemerintah pusat perbaikan jalan trans Kalimantan jangan jadi proyek tahunan,” tegas Yoga. (rd)
SUNARDI
Editor : Romdani.